Bara Dendam Sang Prabu Boko
"Setiap lekuk tubuhmu, Dyah Ayu, adalah anatomi suci. Setiap bayangan, setiap detak nadi, adalah inspirasi. Kau adalah perwujudan nyata dari Dewi Durga yang akan kupahat nanti. Bentukmu adalah kuilnya, dan jiwamu adalah esensinya."
Sentuhan Bondowoso kian berani namun selalu penuh penghormatan, membalut rasa kagum yang tak terhingga. Ia menyusuri garis lengan Ron Ayu yang ramping hingga ke ujung jemarinya yang lentik, kemudian kembali naik ke pundak, seolah tangannya adalah mata yang sedang membayangkan bagaimana pahatnya akan menari di atas batu andesit untuk meniru keindahan yang terpampang nyata ini. Ia memindai lekuk pinggang istrinya, merasakan denyut nadi di balik kulit yang hangat, me
Hot Chapters