My Dearest Cahaya
Daisy datang-datang langsung melepas cepolan rambut Aya yang sama sekali tidak kelihatan rapi itu.
Ahh ... gadis itu benar-benar membuat mata Daisy jengah, bila melihat penampilannya.
“Mama! Gerah tau.” protes Aya memberengut.
“Hmm, omelin aja Dai, aku udah capek dari tadi ngoceh, cuma di jawab he’eh, iya, hu’uh.” Kepala Sinar menggeleng berulang kali, sembari melihat Aya, yang memang sangat sudah diatur jika sudah membicarakan masalah penampilan. Kecuali saat pemotretan brand DailYou, barulah gadis itu sedikit bisa diatur. Karena mau tidak mau, Aya harus menyesuaikan penampilannya dengan apa yang dikenakan pada saat pemotretan.
Hot Chapters