Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku
Dengan gerakan perlahan namun pasti, ia menggulung lengan kemejanya, memperlihatkan kulit putihnya yang mulai memucat karena udara dingin hutan utara.
"Kau pikir aku sedang bercanda?" Celestine mendekat, auranya mendadak berubah. Suhu di sekitar mereka turun beberapa derajat. "Cael, kau adalah putra kedua keluarga Devereux. Kau tahu rasanya menjadi bayangan, menjadi seseorang yang hanya ada untuk dibuang. Aku juga sama. Selama ini aku adalah boneka obsesi yang tidak berguna. Tapi hari ini, aku memutus benangnya."