Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Titahnya tegas. Lucas Deluca adalah putra dari teman keluarga Wicaksana, Marco Deluca dan Helen Deluca. Sebuah keluarga Mafia yang berlokasi di Tor City, tetapi Lucas mengambil alih wilayah Man City untuk melatih penerusnya menjadi pemimpin berikutnya.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 400 Times as de luca
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

Sementara Laura? “Cita,” ucapnya sambil menyambut tangan Laura dengan erat. Namun, Cita tidak menyematkan senyum sama sekali, karena ia tidak suka berpura-pura bahagia. “Cita Lukito. Sudah berapa bulan?” tunjuknya pada perut Laura yang sudah sangat besar. “Oh …” Laura tertawa pelan, setelah melepas jabat tangannya dengan Cita. Ia mengusap pelan perutnya, lalu berkata, “HPLnya bulan depan.”
9.838.4K viewsCompletedAdded to Library 806 Times as de luca
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

"Kau ingin melawan DeLuca? Itu gila." Adrian hanya menatapnya dalam diam. Akhirnya, Silvio menghela napas panjang. "Baiklah. Ada satu celah kecil. Lorenzo punya seorang putra Giovanni DeLuca. Dia lebih ceroboh dibanding ayahnya. Jika ada yang bisa membuat Lorenzo kehilangan kendali, itu adalah anaknya." Elena menatap Adrian. "Jika kita bisa menargetkan Giovanni, kita bisa membuat Lorenzo bereaksi."
1.8K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as de luca
Read
+Library
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

kata Indah, sambil menunjuk nama menu makanan dan minuman café Pelangi. “Iya kakak cantik!” ucap sang pelayan café, sambil mencatat semua pesanan Indah. “Kakak bertiga mau pesan apa?” sambung sang pelayan café. “Mmmm …, saya pesan Sosil Gulung Mozarella, Roti Bakar, Strawberry Smothie, Caramel Custard Puding. Sudah mbak itu saja,” kata Erna. “Siap kakak cantik!” ucap sang pelayan café, sambil mencatat pesanan Erni.
96.4K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as de luca
Read
+Library
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Ia menulis satu kalimat: Aku ingin hidup yang tidak perlu terus-menerus dijelaskan. Ia berhenti, membaca ulang, lalu menutup buku itu. Kalimat itu terasa cukup untuk hari itu. Ponselnya bergetar. Pesan dari nomor tak dikenal. Selamat siang, Mbak Anggi. Saya Lila, teman lama Claudia. Boleh kita bertemu? Nama itu membuat waktu seperti melambat setengah detik. Tidak ada tusukan tajam, hanya gelombang pelan yang menyentuh dasar perutnya.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as de luca
Read
+Library
Luka (Yang) Cantik

Luka (Yang) Cantik

Kopi Latte dan cuhat. Serta menu camilan lainnya Rasanya Renna hampir tertawa membaca menu-menu tersebut. Bagaimana pendiri klinik jiwa ini membuat ide semacam ini. Renna tersenyum lalu melihat ke arah wanita itu. "Bagaimana dengan obrolan kopi?" "Harganya 20.000 kamu bisa berbicara dengan konsultan kami selama satu jam di salah satu ruangan eksklusif sembari meminum kopi buatan kami yang menenangkan."
4.8K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as de luca
Read
+Library
Dipaksa menikah, dicintai tanpa ampun oleh mafia miliarder

Dipaksa menikah, dicintai tanpa ampun oleh mafia miliarder

bisik Diego. D’Amatto Roderigo tersenyum, bertepuk tangan. “Kau menguburku, atau begitulah yang kau pikirkan, De’ Luca,” katanya, suaranya halus namun penuh racun. “Tapi kematian memang punya cara untuk melepaskan cengkeramannya. Apakah duniamu berputar? Karena aku, Roderigo D’Amatto, masih hidup.”
419 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as de luca
Read
+Library
Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

Bisik-bisik orang sekitar masuk ke telinga Luna. Langkah Luna pun terhenti. Di hadapannya, lengan pria itu berbalut perban, lukanya masih meneteskan darah. Luna ingat jelas, Rocky itu seorang atheis. Dia tidak pernah masuk kuil, apalagi memuja dewa. Pernah saat acara tahunan perusahaan, dia mendapat jimat dari kuil terkenal di Kota Valey, tapi langsung dilemparkan ke asistennya.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as de luca
Read
+Library
Luka Yang Tak Pernah Selesai

Luka Yang Tak Pernah Selesai

Ada logo perusahaan lain di belakang Alena—logo yang samar, tapi terasa familiar. Hatinya berdebar tak karuan. Ada sesuatu yang belum selesai. Malamnya, Nira duduk di balkon apartemen, menatap kota yang berkelap-kelip. Raka baru saja keluar dari kamar mandi, mengenakan kaus hitam dan celana panjang santai. “Capek banget kelihatannya,” katanya sambil duduk di sebelah Nira. Nira menatapnya, ragu. “Raka… kamu pernah dengar nama perusahaan Helius Corporation?”
10951 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as de luca
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status