Dewa Iblis Gerbang Neraka
Azteca terangkat lebih tinggi, tubuhnya melingkar membentuk lingkaran matahari, dan dari cakra sihir di punggungnya, memancar cahaya obsidian suci—cahaya yang mampu membelah waktu.
Wrath, menyadari bahaya itu, memekik ganas. Ia memuntahkan Void Tempest, pusaran badai petir murni dari dimensi bayangan. Langit berubah hitam total, seolah dunia hendak dilahap kembali ke kehampaan. Satu sayap Wrath mencambuk udara, membelah sihir Azteca, mencoba menembusnya. Tubuhnya seperti lubang hitam hidup, menolak segala keteraturan.
Namun Azteca tidak melawan badai itu dengan kekuatan biasa. Ia melayang pelan ke tengah-tengah kekacauan, lalu berhenti—dunia seketika hening.