Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Belenggu Mantannya Mama

Belenggu Mantannya Mama

Sementara Papa hanya menggenggam tanganku, ekspresinya tenang dan teduh. “Kamu harus kuat, Nak,” ujar Mama lembut. “Kami tahu ini tidak mudah, tapi kamu tidak sendirian.” Air mataku menetes begitu saja. Aku bahkan belum sempat menyembunyikannya. Ada rasa hangat menyelinap di antara luka-luka yang masih terbuka. Rasanya seperti dipeluk dunia setelah dihantam badai. “Aku akan berusaha kuat, Ma, Pa... Demi bayi ini juga,” suaraku gemetar.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
The Wedding Fuss

The Wedding Fuss

Dia pasrah aku menggandengnya selama belanja. "Kenapa kalian meninggalkan Papa sendirian?" Om Restu berjalan di samping Gavin. Dia mengacak-acak rambut Gavin, lalu berkata lagi, "Kalau sedang kompak begini, kalian pasti melupakan Papa." Kami bertiga melangkah beriringan layaknya keluarga kecil yang bahagia. Rasanya aneh. Debaran jantungku kencang, tapi ada yang menggelitik. Aku jadi pengin senyum terus.
861 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
Wanita Lain Dalam Hatiku

Wanita Lain Dalam Hatiku

Aku sudah gelisah ingin menyatakan perasaan, berharap Mbak Resti juga memiliki rasa yang sama. "Nak Resti harus lebih banyak istirahat. Mama pamit pulang dulu, besok Mama ke sini lagi untuk menjenggukmu, dan Cucu Mama yang tampan ini," ucap Mama sembari mencium pipi Mbak Resti. "Iya, Ma. Hati-hati di jalan." Mama mengangguk, detik berikutnya orang tuaku pulang. Kini orang tua Mbak Resti pun masuk ke dalam membawa Cucunya. Hanya tersisa aku dan Kak Ardan yang berada di ruang tengah bersama Mbak Resti.
9.6108.6K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
Catatan Hati Sang Istri (Bukan Aku yang Mandul Mas)

Catatan Hati Sang Istri (Bukan Aku yang Mandul Mas)

papar Mama. "Iya, Ma. Sekarang Mama juga istirahat ya, jangan keluar rumah sebelum Papa kembali," ucap Tuan Reza pada Mama. "Iya. Mama ke kamar dulu," sahut Mama sambil berlalu. Kini Tuan Reza menatap serius ke arahku. Aku hanya menunduk sambil gemetar ...! "Jangan takut. Selama ada saya di sini, semua akan baik-baik saja," ucap Tuan Reza menenangkan.
9.353.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

“Lho, Ma, kenapa buru-buru? Nggak ada masalah sama sekali kok Mama di sini.” Mama menggeleng lembut. “Mama nggak mau terlalu lama numpang. Lagi pula, Mama lihat sekarang kalian sudah lebih terbiasa satu sama lain. Itu cukup bikin Mama tenang.” Reza berhenti mengunyah, menatap mamanya agak serius. “Tapi apa Mama yakin? Kalau mau, tinggal aja lebih lama.” Mama tersenyum tipis. “Yakin. Lagian Mama juga kangen rumah. Jangan khawatir, Mama bisa urus diri sendiri.”
102.5K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
Bidadari tak Sempurna

Bidadari tak Sempurna

dengan sumringah aku sampaikan pada ibu. “Ada apa ini? Kelihatannya kamu bahagia sekali. Ayah barusan pulang kerja juga dan sedang membersihkan diri di kamar mandi,” jawab ibu. Ayah dan ibu sudah berkumpul di ruang keluarga. “Ayah, Ibu, aku ingin meminta restumu.” “Iya, Nak, kami selalu merestuimu,” jawab ayah. “Maksud Reno bukan begitu?”
9.93.4K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
ISTRI YANG KUCAMPAKKAN TERNYATA WANITA SUKSES

ISTRI YANG KUCAMPAKKAN TERNYATA WANITA SUKSES

ucapku penuh keyakinan. "Ya sudah! Terserah kamu, Mama hanya mendoakan yang terbaik untukmu, mudah-mudahan Dira menerima kamu lagi," Mama tersenyum. "Iya, Mah. Amin ... Aku minta doa restu Mama," ucapku memegang kedua tangan Mama "Mama akan mendoakan kamu yang terbaik. Oh iya, kamu pergi dengan siapa? Apa mau Mama temani?" sahut Mama, mengelus pucuk kepalaku.
9.5137.9K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
Istri Pilihan Mama

Istri Pilihan Mama

"Tampar saja aku, Aleta! Tampar aku seperti yang papamu lakukan kepadaku. Jangan cuma pukuli aku! Percuma. Semua yang kamu lakukan padaku, kuanggap sudah impas dan sepadan. Kita memang bersama selama lima tahun, tapi selama itu pula kita tidak pernah mendapat restu dari ibuku. Aku sudah mengatakan apa alasannya sama kamu, bukan? Apakah aku harus mengatakannya sekali lagi? Jawabanku tidak akan pernah berubah. Tetap sama. Hubungan yang dilandasi tanpa restu akan sangat sulit dijalani. Mungkin orang lain bisa saja menjalaninya, tapi aku nggak bisa. Aku sangat menyayangi ibuku. Hanya Mama yang aku miliki. Dan tanpa restu dan tanpa kebahagiaannya, aku yakin hubungan ini tidak akan pernah bahagia.
9.833.4K viewsCompletedAdded to Library 735 Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!

Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!

tanya Mas Rendi berusaha menyadarkan kekeliruan Mamanya. "Sudahlah, Mas, kamu nggak mesti sebegitunya kepada Mamamu, kasihan dia. Aku pamit pulang ya, terima kasih karena kamu berniat baik untuk memperkenalkan keluargamu. Maaf karena aku, kalian jadi berdebat, assalamualaikum," ucapku, sambil berlalu pergi dari hadapan mereka semua.
1048.5K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

] Disertai emoji meringis dan kedua telapak tangan yang menangkup. [Iya, Bude. Nggak apa-apa.] Aku langsung membalasnya. Aku duduk terpetekur di kursi meja makan. Randu dan Rahma sudah berangkat ke sekolah. Dewa masih makan nasi dan telur ceplok. Apa aku harus membawa Dewa bekerja? Tetapi, ada Ibu. Atau aku izin saja? Pertanyaan yang melintas di otak.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as dengan restu mama papa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status