Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Dewa

Menantu Dewa

Satu detik kemudian, Brandon mengangkat tangan kanannya dan menekannya! “Tut ….” Piano mengeluarkan suara dentuman, bukan mengeluarkan bunyi piano …. “Hahaha, kamu malah sok mau main piano? Kamu kira gampang?” “Dasar nggak tahu diri!” “Pecundang! Cepat turun! Jangan merusak piano orang lain!”
9.375.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
Cinta Dingin Tuan Besar

Cinta Dingin Tuan Besar

Tangannya mulai menyentuh tuts-tuts papan berwarna hitam putih itu. Dalam sekejap, tak lama sudah terdengar dentingan piano yang mengalun. Nada itu tadi sangat menyayat hati. Karena Marla sedang bersedih. Dengan takjub dan tidak mencolok. Dalam hentakan tangannya yang berirama. Marla ingin tangannya tetap kuat dan berjalan tenang. Dia percaya akan ada lebih dari satu kesempatan, sementara itu biarkanlah dia menenangkan perasaannya itu.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
AMETHYST Pengantin Terkutuk

AMETHYST Pengantin Terkutuk

Lagi, denting piano terdengar dan kali ini lebih berirama. Meski was-was, Amy memaksa diri untuk mengikuti sumber suara itu. Makin lama, ia dituntun menuju sebuah ruangan tertutup di lantai dua. Begitu pintu didorong, hal yang pertama kali Amy lihat adalah piano tua yang sepenuhnya rusak.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

Kamarnya bersih sebab meskipun kosong setiap hari dibersihkan oleh pelayan. Ada sebuah benda yang mencuri atensinya. Sebuah piano merk Yamaha yang ditutup kain putih. Dia menyentuh piano klasik tersebut lalu menyingkirkan kain putih penutupnya. Tampaklah piano penuh kenangan yang masih terlihat bagus. Haikal menarik bangku kecil di sebelah piano lalu dengan cekatan jari jemarinya menekan tuts-tuts piano yang menciptakan suara denting piano yang masih terdengar nyaring.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Denting piano di ruang musik sore itu terdengar lebih agresif dari biasanya. Jihan tidak sedang memainkan Sonata milik Mozart dengan lembut; dia sedang menyiksa tuts piano itu seolah-olah tiap ketukannya adalah wajah Jagad Rayyan. "Han, pelan-pelan! Itu piano sekolah, bukan samsak tinju," tegur Manda, sahabat Jihan, yang sedang asyik mengelap biolanya.
941 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
Her Arrogant Stepbrother

Her Arrogant Stepbrother

Dengan napasnya yang dihembuskan perlahan, jemari Adam mulai menari di atas tuts piano, menekan chord dasar yang telah menjadi fokusnya selama beberapa hari terakhir. Dengan hati-hati, alunan melodi Canon in D mulai memenuhi ruangan saat jari-jarinya menekan tuts piano dengan penuh perhatian. Adam berusaha mengimplementasikan susunan not balok yang sudah terpatri dalam ingatannya ke dalam permainan piano yang sedang ia latihkan.
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
Istri yang Kujual Ternyata Anak Konglomerat

Istri yang Kujual Ternyata Anak Konglomerat

Sayup-sayup, dari dalam ruangan itu terdengar suara dentingan piano yang mengalun lembut. Laila mendekat. Dia menempelkan telinga ke daun pintu, berharap agar dapat mendengar lebih jelas. Entah siapa yang memainkan piano di jam seperti itu. Laila tak ingin memikirkan sesuatu yang bersifat mistis. Bukan tak percaya, tapi dia segera menepiskan pikiran-pikiran aneh. Walaupun, saat itu perasaannya memang cukup tegang.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 901 kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
Jerat Sang Iblis

Jerat Sang Iblis

Dinding-dinding penyekat dirobohkan untuk menciptakan ruang terbuka yang hangat, lantai tegel kunci dipoles hingga mengkilap, dan jendela-jendelanya kini dilengkapi kaca anti-peluru yang tersamar sempurna. ​Di ruang tengah, sebuah piano Yamaha U3 tua—piano yang sama yang dibeli Damian dari pasar loak lima tahun lalu—masih berdiri di sudut kehormatan. Kayunya semakin kusam, namun suaranya tetap hangat dan akrab.
10952 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk

Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk

“Padahal aku sudah memintamu untuk berhati-hati. Max menoleh tajam pada Athena, rahangnya mengeras. Namun kali ini ia tak langsung bicara, tatapannya justru lebih dingin dari biasanya. Tuan Zam terdiam sesaat, menatap piano kesayangannya lalu beralih ke Athena. Senyum tipis terlukis di wajahnya. “Tenang saja, Nona Athena. Piano ini dibuat dengan kokoh. Satu sentuhan tidak akan merusaknya. Tapi tentu saja, benda antik tidak seharusnya disentuh sembarangan.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
Sangkar Kupu-kupu

Sangkar Kupu-kupu

titah Eyang yang memintaku agar aku duduk disamping Eyang agar Eyang lebih gampang mengajari cara bermain piano Aku pun duduk di sebelah Eyang… “nah pertama, posisi duduk seorang pianis itu gini ya nduk…Letakkan bangku piano ditengah lebarnya keyboard. Bangku harus menghadap tegak lurus ke piano. Duduk ke arah depan di tengah bangku. Biarkan kaki Anda santai dan biarkan kedua kami menapak rata ke lantai dari tumit sampai ujung kaki. Bebankan berat badan pada bokong. Biarkan bahu dan lengan santai, punggung tetap tegak, dan duduk sehingga Anda lancar dapat menggerakkan semuanya ke ujung jari.” “gini Eyang?” tanyaku sambil membenarkan posisi duduk yang benar sesuai dengan arahan dari Eyang
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai denting piano
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status