AMALIA, Kesetiaanku Diragukan
“Aku udah kangen dia, tahu…”
“Dia harus makan dengan tenang. Ada Dede yang urus.”
“Kenapa bukan kamu?”
Satria menunjuk laptop. “Aku tadi kerja.”
“Oh! Kamu kerja apa?”
“Banyak …” jawab Satria, lalu duduk. “Aku sekarang, kan ... menggantikan Kakek Rahmat."
Satria menyeringai. “Sulit dipercaya, kan? Tapi, aku kerja keras untuk itu. Jadi, enggak usah khawatir. Semua aman.”