Berangkat Miskin Pulang Kaya
Dia mengangkat pundak lalu berlalu menuruni tangga.
Aku duduk kembali. Masih mencerna yang dikatakan Daryata. Hidup miskin sudah biasa bagiku. Sepenuhnya sadar, aku miskin, dia kaya, tapi ternyata otak manipulatifnya bekerja untuk kekayaan. Jelas saja dia yang aktif di partai bisa hidup mewah kalau kerjanya seperti itu. Lalu di mana kekayaannya. Bukankah itu miskin yang semiskin miskinnya, sampai untuk diri sendiri saja harus mencuri. Mengambil uang rakyat. Hina sekali hidupnya itu. Bukan hanya hina tapi juga munafik, berpenampilan seperti pahlawan, sosialisasi sani sini, ternyata hanya seorang … Ck! Geram aku meneruskannya.
Aku tidak takut dengan ancamannya, memang mau apa dia. Kalau sampai
ตอนยอดนิยม