Labuhan Cinta
Paling tidak jika tahu saudaranya menyukai, pastinya akan membuatnya luluh.
“Tahu.”
Cia dan Ghea saling pandang. Mereka tidak menyangka jika terjadi persaingan secara terbuka antara dua kakaknya.
“Apa Kak Al yakin jika cinta di dalam hati Kak Al itu benar-benar cinta?” Cia menatap teduh pada Al. Berharap dia mengerti ucapannya. “Kak Al tahu, terkadang saat kita melihat bunga yang begitu indah di taman milik orang lain, membuat kita begitu suka. Rasa jatuh cinta yang berlebih mengantarkan kita pada rasa ingin memiliki bunga itu. Namun, sadarkah kita jika bunga itu ada pemiliknya. Pemilik yang sudah merawatnya dengan baik, hingga bunga itu tampil sangat cantik.”