Catatan Usang
“Mas tahu enggak, kalau bunga ini melambangkan cinta yang abadi, kebebasan dan kemurnian.”
“Dan semua itu ada dalam diri kamu,” ucapku.
“Mas pegang bunganya!”
“Loh, oke!” Kurasa ini aneh, tetapi selain menuruti keinginannya aku tak bisa menolak.
“Sekarang, peluk aku!”
“Hah?”
“Peluk aku, Please!”
“Kenapa? Kok tiba-tiba minta dipeluk?”
“Prily! Hay Sayang.”
“Astaghfirrullahaladzim, Prily bangun!”
Hot Chapters