Air Mata si Kupu-Kupu Malam
Lucky tersenyum menatap Laura, senyum yang menyimpan enigma.
Setelah mengantar Laura ke rumah kontrakannya, Lucky langsung pulang ke apartemennya. Karena daerah tempat Laura tinggal memang jauh dari perkotaan, dia harus kembali melewati jalanan sepi dan gelap, yang mana kiri kanannya dipenuhi pepohonan.
Di jalan yang sepi itu, tiba-tiba saja suara deru mesin beberapa motor terdengar. Awalnya samar sebelum lambat laun makin nyaring dan memekakkan telinga.