Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Tinggal aku dan dua orang wanita ngobrol di meja makan. "Jadi Tante mau ikutan spa juga?" tanya Hany memastikan. "Iya dong." "Bi, ini sudah, makanan tolong diberesin dong," teriak Mama memanggil Bi Surti. "Ma, jangan lupa nanti di spa minta kerokan. Siapa tau bisa jadi obat pegal-pegal," ledekku sambil meninggalkan meja makan, malas sekali ikut obrolan mereka.
105.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
Dibalik perbedaan

Dibalik perbedaan

“Aku hanya… memikirkan apa yang harus kita lakukan selanjutnya. Semua ini… terasa semakin sulit.” Jameson mengangguk, tahu bahwa itu bukan satu-satunya yang mengganggu Miranda. “Aku tahu ini sulit. Kehilangan Albrecht… dan semua ini.” Ia berhenti sejenak, mencari kata yang tepat. “Dan Alaric dengan Seraphina…?”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
SURGA YANG TAK DIINGINKAN

SURGA YANG TAK DIINGINKAN

Menggunakan jasa orang lain belum tentu amanah. "Kirim nomor suamimu dan wanita itu. Nanti aku kabari kalau sudah ada hasilnya!" ujar Azka yang dijawab anggukan oleh Rani. Merasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, Azka dan Rani segera meninggalkan tempat itu. Mereka kemudian pulang ke rumah masing-masing. *** Nan jauh di kota lain, Zian dan seorang teman dekatnya sedang berbincang seputar kehidupan masing-masing.
9.725.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 933 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
SEBATAS TEMPAT SINGGAH

SEBATAS TEMPAT SINGGAH

"Masih sibuk?" "Ehm, enggak begitu. Kenapa? Mau makan?" Hamish menaikkan kedua alisnya dan mengangguk antusias. "Udah dapat tempatnya?" "Ini kemarin ada yang rekomen, katanya masakannya enak tapi sepi." "Ya udah, yuk!" Shania mematikan laptop di mejanya, kemudian bergegas pergi dengan Hamish.
1024.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
Perpisahan yang Kutandatangani

Perpisahan yang Kutandatangani

Dia hanya bisa menghela napas panjang. Namun, dia tidak banyak bicara. Hanya menyuap beberapa suap makanan dengan tergesa lalu pamit untuk bekerja. Beban yang menekan dada akhirnya terselesaikan. Yasmin merasa lega, mengambil tasnya, dan bersiap untuk pergi bersama. Begitu keluar dari ruang makan, Sania berkata ingin ke toilet. Dia menitipkan tasnya pada Yasmin, menyuruhnya menunggu sebentar di pintu.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
Bukan Sekedar Suami Pengganti

Bukan Sekedar Suami Pengganti

“Suaminya. Dia sedang menjalani terapi kesuburan sperma.” Langit mengangkat alis, lalu tersenyum. Jadi, Anjas punya kelemahan. Mata Langit berkilat. Mungkin, ia masih punya kesempatan untuk merebut Zaskia. Retno baru saja menyelesaikan riasannya di depan cermin ketika bel pintu rumahnya berbunyi. Dengan langkah ringan, ia berjalan ke pintu dan membukanya. Matanya sedikit membesar ketika melihat siapa yang datang.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Intervensi Permaisuri: Menghancurkan Margin Di dalam kapal, Sarah Vance, Meiling Chen, Amara, dan Yuki Sato menyadari bahwa Sang Penulis sedang mencoba mengisolasi Surya ke dalam sebuah "Bab Kesepian"—sebuah dimensi di mana Surya akan dipisahkan dari semua koneksinya agar kekuatannya melemah.
988 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

sapa Hanum sambil mengikuti Ibunya beranjak pergi. "Iya, makasih ya Bu? udah nganterin Zahra pulang." Teriakku sambil tetap curi pandang ke Mas Rian yang masih berdiri disana, sedangkan muka si Nina bobo tampak ditekuk dilipat empat. kenapa ya si Nina bobo? Setelah Bu Ijah serta Hanum pergi, Mas Rian mendekatiku bersama si Nina bobo. duh, jadi deg-degan nih. ada apa ya?
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
Stay Away From Me (BAHASA INDONESIA)

Stay Away From Me (BAHASA INDONESIA)

“Thanks. Aku pulang sendiri saja.” “Cait, pempek Bu Sutri enak banget. Mau coba?” “Sudah, kemarin.” “Caitlin, kamu seperti bahasa pemrograman Java. Paling sulit aku pahami daripada bahasa pemrograman lainnya!” “Sepertinya bahasa assembly lebih sulit, deh!” “Ekhem, Caitlin, dengar. Kamu tahu, cintaku padamu seperti angka delapan digulingkan, artinya boomerang alias tidak terbatas."
9.63.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Nnti klo ada info penting, gue sampein ke dia ~Mahkota1Desi Oke, pangeran tamvanku * * "Dih, isinya gak penting semua," gumam Sasya. Sasya mematikan data seluler dan menekan tombol off pada ponselnya. Ia berjalan menuju kamar apartemen. Tak lupa, ia menutup dan mengunci pintu balkonnya itu. Ia segera merebahkan bobot tubuhnya di ranjang.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai disamping
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status