Dinikahi Putra Kiai
Setelah dari kamar mandi, kupakai sedikit wewangian guna mengiringi simpuhan malamku yang tenang.
Entah kenapa pagi-pagi buta seperti ini yang sangat aku sukai, dimana polusi belum mencemari dan bising pun masih sama-sama membisu turut membisu seperti bisunya burung-burung berkicau di dekat persawahan sana.
“Allahumma Sahhillanaa Fil Qur’an Fii Hifdzihi W* muraja,atihi W*ta’allumihi W*ta’limihi W*fahmihi W*tabarruki Fihi W*j’alhu Syafii’an lanaa Fiid Daaraini Bisyafaa’ati Sayyidis Tsaqalain Yaa Rasulaallah Innaa Natawasaalu bika Ilaa Rabbinaa Fii Qadhaai Haajaatina Isyfa’ lana, Isyfa’ lanaa,isyfa’lanaa,” Aku akhiri do’aku hari ini dengan do’a seperti ini, mengenai artinya aku tidak ter
lalu
Bab Populer