Rumah Atmaja
Aishhhh, sebel.
Aku menekuk wajahku selama perjalanan. Yakin, aku sangat yakin kerutan di wajahku makin banyak gara-gara keseringan cemberut. Besok-besok aku harus ke salon, facial, maskeran dan kalau perlu pesen perawatan totok wajah. Halah, nglindur.
“Jangan cemberut, Yang, tambah cantik tahu,”
“Yang, yang, kepala peyang. Diem brisik!”
Hot Chapters