Penyesalanku
Dipandang laki-laki yang bukan siapa-siapaku.
"Kamu merendah banget, masih seperti dulu. Padahal kamu sekarang sudah jadi orang hebat. Dokter kandungan, iya. Direktur rumah sakit, iya. Kurang sukses apalagi coba? Cantik, ramah, dokter idolanya ibu-ibu hamil, sampai banyak pasien yang antri, kalau bukan Dokter Uma yang meriksa pasiennya nggak mau. Pokoknya the best lah," ucapnya sambil melempar senyum penuh arti.
Bab Populer