Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya
Aku mengeluarkan dompet kulit wanita berwarna cokelat muda milik perempuan berrambut bergelombang tadi dan meletakkannya di atas meja.
Jemariku berdesir pelan saat bersiap membuka selot resleting dompet tersebut. Di dalam dompet ini, mungkin ada identitas resmi, alamat rumah terbaru, atau petunjuk penting lainnya yang bisa membantuku merangkul wanita itu untuk bersuara di hadapan polisi.
Namun, baru saja jemariku memutar resleting dompet tersebut sejauh separuh garisan, suara dering telepon dari ponselku mendadak berbunyi nyaring memecah kesunyian ruangan!