Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Muramasa yang menjawab pertanyaan Dante tanpa beralih dari pedang yang untuk ke sekian kalinya ia asah. Dante tidak bicara, malah menatap ke arah Dumas. “Ah, ini pertama kalinya Dante melihat Muramasa, ya. Kau langsung pulang setelah istirahat seharian di sini waktu itu, sih,” ujar Dumas, “Pak tua ini namanya Muramasa Sengo—iya, dia jauh lebih tua dariku, jadi jangan tertipu dengan wajah bugar dan badan berotot miliknya itu.”
10717 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as don murasame
Read
+Library
Tokyo Dai Roman

Tokyo Dai Roman

tanya Iwamoto tanpa mempedulikan yukatanya yang kotor karena yakisoba Marin tumpah. “M-maaf senpai.” Marin bangkit berdiri. Ia mencoba mencari tisu dari dalam tasnya. Setelah ditemukan, Marin buru-buru mengelap yukata Iwamoto yang kini jadi dipenuhi noda coklat efek dari bumbu mie. “Sudah, tidak apa-apa.” Iwamoto berusaha menghentikan Marin. Namun ia jadi kaget saat melihat tatapan Marin berubah kosong, seperti kaget karena sesuatu.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 239 Times as don murasame
Show Reviews (5)
Read
+Library
Sora Takahashi
Halo~ Sudah lama sekali tidak update. Maaf author sempat menghilang selama beberapa tahun lamanya karena kesibukan kuliah dan kerja. Banyak sekali hal yang dilalui sampai tidak sempat untuk update cerita. Di tahun 2022, author diberi kesempatan untuk tinggal selama 1 tahun di Jepang, negara impian..
FETER GAMING
kenapa setiap melihat kebahagian arata aku ngerasa sdkt ada rasa sakit y. smga aja ini hnya perasaanku saja rapi aku tajin hasumi sdh bnar2 rela melepaskan sensei dan bner2 menyukai senpai. ah ga sabar nunggu next thor
Read All Reviews
Jodohku Musuhku

Jodohku Musuhku

Ucap mamanya. “Nanti, Ma. Sebentar lagi.” “Apa lagi yang kamu tunggu.” “Ada, seseorang.” Jawab singkat Leon membuat Audrey yang mendengar hal itu terkejut dan marah. “Siapa maksud kamu, Leon? Teman kamu semua sudah datang. Siapa lagi yang kamu tunggu? Jangan bilang Arga!” Cetus Audrey. Namun Leon tidak peduli dengan ucapan Audrey barusan. Apa lagi setelah itu, dia melihat Arga datang. Sebuah senyum manis merekah ketika melihat pujaan datang dengan gaya yang sangat keren. Namun, mata jadi satu, senyum di wajah mendadak hilang ketika Arga datang bersama Elissa. Saat itu, Elissa berjalan beriringan dengan Arga. Makanya Leon sangat murka.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as don murasame
Read
+Library
Handa

Handa

Lasmi mengerakkan dagunya ke arah Handa, Damar segera mengalihkan pandangannya mengikuti isyarat yang diberikan sang ibu. Damar membuang nafas kasar, menatap wajah sendu Handa. "Makan dulu Han! Nanti kita bicarakan bersama." Handa mengangguk pelan lalu mulai menyuapkan soto ke dalam mulutnya. Tak lama setelah makanan masuk kedalam mulutnya, Handa segera meraih es teh didepannya. "Mas Damar!" Handa mendelik menantap Damar yang justru hanya tersenyum sambil mengangkat tanganya sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah.
1034.5K viewsCompletedAdded to Library 931 Times as don murasame
Read
+Library
Yang Ternoda

Yang Ternoda

“Siapa lelaki yang bersamamu tadi siang, Fira?” lanjut Gilang bertanya. “Hanya seorang investor dari Jepang yang ingin berinvestasi di klinik.” “Bukan pria Jepang itu. Tapi pria yang datang bersamamu dan memperlakukanmu dengan penuh perhatian. Bukankah pria itu juga ada di pesta pernikahan kita waktu itu?” “Oh, dia dr. Felix.”
1060.4K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as don murasame
Read
+Library
Demon King

Demon King

Tak disangka, musuh misterius itu berhasil menembus perisainya. Devon membalikkan badan dan menangkis serangan dari seorang pria berambut panjang dan bermata hijau mirip dirinya. Blazer pria yang berwarna putih keperakan yang memanjang hingga ke lutut itu sudah banyak ternoda oleh darah. Entah luka dari siapa yang ia dapatkan. Devon hanya berfokus pada menahan serangan pria asing yang memiliki kekuatan yang hampir setara dengan dirinya itu.
9.78.0K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as don murasame
Read
+Library
TARO

TARO

ia melirik tanganku yang masih sibuk menggerus obat yang memang sudah hampir halus. “Ini sudah halus, kan?” “Iya, sudah.” Kepala Aksa ikut mengangguk. “Ayo kita makan.” Ajaknya. Kami makan dalam keheningan. Aku yang menikmati Soto Babat, dan dia yang sok sibuk dengan laptopnya sembari menyambi makan serta kecanggungan yang meliputi untuk memulai pembicaraan. Maksudku, aku sudah menjudge-nya di awal dan ternyata simbiosis yang ia berikan benar-benar merupakan simbiosis mutualisme. Setidaknya, tinggal di apartemennya yang so tumblr ini saja sudah sangat cukup membantuku melupakan kejadian beberapa jam yang lalu.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as don murasame
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
tanyaku penasaran karena sarapan yang dibuat Mama Mas Wira agak berbeda dengan tipe sarapan di rumahku. “Roti gandum pake alpukat yang dihaluskan untuk selainya.” jawab Mama Mas Wira sambil menumis tomat ceri di teflon. “Nah, ini numisnya pake olive oil. Maaf ya Fita, soalnya memang kita udah lama hijrah untuk hidup sehat. Kebetulan Papa Wira juga seorang dokter, jadi kadang agak bawel kalau makan makanan yang nggak sehat.”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as don murasame
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Ayo makan! Aku sudah lapar.” Cita melepas napas pendek. Menatap Japanese Risotto with Seared Salmon di depannya, dengan meneguk ludah. Begitu menggoda, dan membuatnya mendadak lapar. “Kayaknya enak, Mas. Udah lama aku nggak makan beginian.”
9.839.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as don murasame
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status