Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Berhenti Mencintaiku!

Jangan Berhenti Mencintaiku!

Maya 🌻: Kontrak itu kamu tanda tangan hari ini kan? Dilla berhenti melangkah di tengah trotoar. Dilla: Iya. Gimana kamu tahu? Tiga titik muncul lagi. Kali ini lebih lama dari sebelumnya. Maya 🌻: Dill... sebelum kontrak itu mulai jalan, aku minta tolong satu hal. Kalau ada sesuatu yang terasa aneh sekecil apapun, jangan kamu pendam sendiri. Hubungi aku.
10576 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
Never Cease

Never Cease

Walaupun batas usia pendonor hati adalah enam puluh tahun. "Aku juga akan mengukuti tes tersebut!" Mark semakin termotivasi untuk mendonorkan sebagian hatinya untuk Dahyun. "Baiklah, aku akan menyiapkan semuanya. Kau akan melakukan tesnya besok Mark." Lino langsung berdiri untuk memulai mempersiapkan segala sesuatunya. Mark ikut berdiri dan mengangguk. "Aku akan kembali ke ruangan Dahyun. Terima kasih atas bantuannya," ucapnya lalu menghampiri Lino.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
Don't Be Silly. It's Precious

Don't Be Silly. It's Precious

Aku menyalakan radio dan lagu favorit Carla, Habits, yang dinyanyikan penyanyi wanita dengan nama panggung Tove Lo, diputar. “You’re gone and I gotta stay high, all the time, to keep you off my mind, ooh-ooh-ooh-ooh, spend my days locked in a haze, trying to forget you babe, I fall back down, gotta stay high all my life, to forget I missing you, ooh-ooh-ooh-ooh.”
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
Not a Week

Not a Week

Ini kali kedua Dave membentak seseorang. Panas. Mendengar nama saja sudah tidak suka. Donna mengeluarkan jurus andalannya. "Selalu saja Taylor! Aku muak! Aku ingin mengundurkan diri saja!" Lengan Donna ditahan oleh Dave dengan erat. Ini kesekian kali Dave menolak pengunduran diri Donna. "Kamu tidak bisa asal mengundurkan diri. Akan kuantar pulang sampai rumahmu."
9.95.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

"Ih kamu ini...." "Aku akan berhenti kalau kamu bilang berhenti," goda Alex. Dia tahu Diana menikmatinya. "Geli tahu!" Diana tertawa. "Kamu mau aku berbuat apa terhadap wanita itu?" Akhirnya Alex berhenti menggoda Diana. "Hmmm... Bisakah kamu membuatnya berhenti meneror club?" Diana memainkan kerah baju Alex dengan ekspresi manja. "Apa yang kudapat sebagai gantinya?"
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
NEVER ENOUGH

NEVER ENOUGH

sukses membuat Devan menatap Reza aneh. "Kesambet apaan lo?" Reza memegang perutnya sembari meredakan tawanya yang juga mampu menarik perhatian barista. Robek.. Meskipun sedikit namun mampu membawa sensasi humor Reza. Si melati tadi akhirnya sadar dan seketika berdiri diikuti oleh teman-temannya yang membantunya agar rok bagian zipper dibelakangnya tertutup.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
Go Away

Go Away

"Cepat kembali ke Seoul!" "Kak ...." Suara Diana tambah memelas. "Cepat kembali ke Seoul, aku hanya tak ingin kau kecewa lagi. Aku tak ingin kau menangis untuk ke sekian kalinya, Di." Oktaf biacara Juna menurun, ia melas. "Kak ...." "Ini untuk kebaikanmu. Anggap saja dia tidak pernah hadir dalam hidupmu, Di."
103.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
Bukan jodoh

Bukan jodoh

kata Ridwan "iyalah, soalnya kalau lo terus-terusan kerja d perusahaan orang lo gak bakal ada kemajuan. Yang ada lo malah bikin orang lain kaya tapi lo gitu-gitu aja gak ada peningkatan." Kata Bobi. "Tapi gue belum punya modalnya Bos." kata Ridwan. "kalau lo mau, lo bisa pinjem dulu buat modalnya dari gue." kata Bobi menawarkan bantuan.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
Do You Know?

Do You Know?

Dia tidak tahu menahu soal hutang yang keluarganya buat, dan sekarang dia harus membayarnya. "I don't care, i don't wanna know. Just pay your debt." Liana menginjak dada si pria itu, sampai pria itu terbatuk-batuk. "Give me time, and i'll pay the debt." Sambil menahan rasa sakit, pria itu masih bertahan untuk tetap hidup. "Kamu pikir saya percaya dengan ucapan kamu?" Seringai mengerihkan itu kembali muncul. Dan pria itu tampak tak bisa melawan sedikitpun.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Namun, sebelum kalimat itu selesai, Ayah sudah memutuskan panggilan. Wajahnya terlihat sangat tidak senang, ada kemarahan yang tidak bisa ditahan di wajahnya. Mungkin karena aku tidak pernah mengabaikan teleponnya. Namun, sekarang aku sudah mati. Aku tidak akan pernah bisa menjawab teleponnya lagi. Meski begitu, kejadian kecil ini tidak mempengaruhi semangatnya. Seiring lampu menyala, Kiara muncul dengan anggun seperti seekor angsa putih.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai don't quit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status