Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) "Saya tidak akan mengajukan pertanyaan mau atau tidak atas keinginan saya tersebut pada kamu, Siti. Tapi saya mohon, beri kesempatan untuk Aarav mengenal kamu lebih." "Maaf, Pak. Saya belum ada keinginan membuka hati untuk pria manapun. Saat ini mau fokus kerja, membahagiakan anak dan juga orang tua."
108.8K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as don't quit
Read
+Library
Why Not?

Why Not?

“Kamu bilang aku boleh lakuin apa pun ke kamu, ‘kan?” Rheyner segera mengangguk. “Oke, aku akan maafin kamu kalau kamu berhenti bicara tentang lamaran omong kosong kamu. Tapi kalau kamu masih memaksa, maka jawabanku masih sama. Aku menolak lamaran kamu. Tolong jangan ganggu aku lagi.”
107.1K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as don't quit
Read
+Library
Bukan Pembantu Gratisan

Bukan Pembantu Gratisan

Yati segera ke pasar untuk membeli bahan-bahan kue walaupun masih jengkel, tetapi dia harus kembali kerja. Chat dari lelaki yang belakangan ini menarik perhatiannya pun masuk. [Yati besok order donat kentang dua puluh dan macaroni schotel dua puluh, diantar sebelum jam makan siang. Setelah itu kita ngobrol lagi, ya, di coffe shop.] Begitu bunyi pesan yang masuk itu.
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 471 Times as don't quit
Read
+Library
I'M DONE WITH YOU!

I'M DONE WITH YOU!

Kinara tak bisa membayangkan hidupnya tanpa Devan. Kata-kata yang Devan ucapkan jika pria itu akan meninggalkannya selalu berkeliaran di otaknya. Gadis itu tak mau menyerah. Ia masih berusaha bangkit dan duduk ke kursi rodanya lagi. Berkat kegigihannya, Kinara berhasil duduk di kursi rodanya kembali.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as don't quit
Read
+Library
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Di napas yang tersisa Sayup terucap doa 'Ku takkan hidup selamanya Namun tak pernah siap berpisah Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Kita…. Kita….
106.8K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as don't quit
Read
+Library
Ah! Jangan Berhenti, Tuan Riven!

Ah! Jangan Berhenti, Tuan Riven!

Riven memerintahkan Jelia untuk kembali menjaga Jay, sedangkan dirinya pergi ke ruang kerja. Langkahnya mampir lebih dulu ke dapur mengambil sebotol beer dan satu bungkus rokok. Pikirana masih dipenuhi oleh kata seandainya. Riven juga sudah mengurus surat cerai dengan Diana, karena tidak mau lagi berhubungan dengan wanita itu. Ia tidak peduli, jika mungkin nantinya Diana marah dan kembali menciptakan rumor. Riven menutup pintu ruang kerja dengan sedikit tenaga berlebih, menciptakan suara keras yang tidak ia hiraukan.
1020.1K viewsOngoingAdded to Library 742 Times as don't quit
Read
+Library
Cintaku, Berhenti di Kamu

Cintaku, Berhenti di Kamu

katanya suatu malam, sambil menatap ponsel Fady yang penuh draft proposal. “Aku cuma takut, Bin. Aku nggak mau gagal lagi." “Kamu gagal kalau berhenti. Kalau masih jalan, kamu cuma lagi istirahat sebentar.” Kalimat itu menenangkan Fady lebih dari yang Binar sadari.
863 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as don't quit
Read
+Library
Menolak Semua Setelah Kehilangan

Menolak Semua Setelah Kehilangan

Dia untuk pertama kalinya membaca surat itu dengan sungguh-sungguh sampai selesai. Bahasanya tenang dan profesional, tanpa emosi sedikit pun. Hanya pada kalimat terakhir tertulis: [Mulai saat ini kita tidak lagi saling berhubungan. Hidup atau mati, jangan saling mengganggu.] Baru saat itu dia sadar, aku yang selalu diam tersenyum dan membantu mengurus semua urusan keluarga di permukaan ternyata sudah lama didorong hingga ke titik putus asa.
6.8K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as don't quit
Read
+Library
Don't Stop Me Now

Don't Stop Me Now

Alunan musik What You DIdn't Say dari Mary Chapin Carpenter kini mulai terdengar dan tentunya bisa dinikmati. Aku membuka jendela mobil untuk merasakan hembusan angin berniat agar bisa tenang. Aku memang tak begitu pandai menyembunyikan perasaan, itu mengapa kak Thawaf bisa dengan mudah memberitahu tentang ku yang benar sedang merasa ketakutan akibat laju mobil dan tekuk wajah Kak Takdir. Where are the windows, where are the doors? I haven't the key to your heart anymore
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as don't quit
Read
+Library
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

"Hei, kamu itu spesial tha. Mau tau yang bikin spesial apa ? Hati kamu, hati kamu itu tulus. Jadi jangan berpikiran seperti itu lagi. Aku liat mas Darren tulus sayang sama kamu." "Gitu yah." "Hooh, udah ah jangan terlalu berpikiran yang tidak tidak. Nanti malah bikin hati kami sedih dan mood jadi jelek." Diantha mengangguk atas perkataan Disen. "Ya udah yuk selesain kerjaan dulu, sebelum jemputan datang." Ucap Disen lagi. * * * "Pagi pak Darren." "Selamat pagi pak Darren".
2.7K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as don't quit
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status