Jangan Ceritakan Tentangku Padanya
Kini, dia yang selalu memiliki harga diri tinggi malah memohon sambil menangis, "Kak, jangan. Kumohon, berikan obatnya padaku, ya?"
"Nggak masalah meski kamu nggak menyukaiku. Nggak masalah meski kamu menelantarkanku di kaki gunung selama sehari semalam. Tapi, kamu tahu jelas betapa pentingnya kaki ini bagiku. Aku nggak bisa kehilangan kakiku. Aku masih mau lanjut menari! Menari adalah impianku. Aku mohon!"
Saat berbicara sampai akhir, Anita sudah menangis tersedu-sedu. Air mata yang besar dan berkilauan mengalir di pipinya yang pucat.
Hot Chapters