Kembalinya Sang Dewa Pedang
Miu Yue menghela napas panjang, kemudian berkata pelan, “Aku tidak mengerti. Jika berakhir seperti ini, apa arti perjuangannya selama ini? Dia melakukan segala cara untuk mencapai posisi Permaisuri, dan semua harus berakhir tragis.”
Dongfang Yu tersenyum kecil, namun tidak menjawab. Sebaliknya, dia membawa seruling giok ke bibirnya dan mulai meniupnya perlahan. Alunan nada merdu melintasi udara panas gurun, membawa nuansa sejuk yang nyaris mustahil hadir di tempat seperti itu. Suara seruling itu terasa seperti memanggil kembali kehidupan di tenda-tenda Oasis Merah yang tertidur lelap.
Hot Chapters