Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

“Dulu ..., Ayah pernah berkata tentang makhluk yang tertidur di perut bumi. Dia menyebutnya Qisao—penjaga gerbang waktu.” Yu Lie terdiam. Dia ingat cerita rakyat yang sering didongengkan neneknya—tentang Qisao, sang penjaga keseimbangan antara dunia nyata dan dunia bayangan. Namun itu hanya dongeng, bukan? Lon Chang menatap Gunung Xuelan. “Kau tahu, jika Qisao bangkit …, maka ‘sesuatu’ akan terbuka.” Keduanya terdiam. Awan di langit mulai merapat gelap. Cahaya matahari bagai tertarik mundur ke dalam bayangannya sendiri.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

Mendengar ucapan Reyhan dari seberang telepon, Saras terdiam, ia memikirkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi, lamunannya tentang ulang tahun Reyhan dan dirinya yang datang bak putri Cinderella dalam dongeng yang pakai gaun yang indah. "Saras, kau masih mendengarku?" tegur Reyhan yang tidak mendengar suara Saras dari seberang telepon. "Iya, aku dengar." "Kamu tunggu di sana, oke!" "Aku masih bingung, Mas." "Kenapa bingung?" "Kenapa Mas Reyhan meminta aku ke rumahmu?" "Saras, aku ingin makan-makanan yang kau masak di hari ulang tahunku, apa kau sudah paham?"
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Tahta

Sang Pewaris Tahta

Terdengar seperti seorang pencuri. “Kalian tahu, di Aldrand ada sebuah legenda turun temurun, biasanya diceritakan oleh orang tua pada anak-anaknya, atau kakek pada cucu-cucunya. Sebenarnya ini lebih seperti sebuah sejarah, hanya saja karena diceritakan berulang kali dari mulut ke mulut, entah itu dijadikan dongeng pengantar tidur, atau sekedar cerita ringan orang-orang tua pada anak-anak kecil yang biasanya bermain-main di siang hari, jadinya cerita ini lebih terasa seperti sebuah mitos.”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
Terbangun di Masa Kuno

Terbangun di Masa Kuno

“Jangan bilang aku sedang bertransmigrasi ke masa lampau? Sekarang ini? Yang benar saja! Ini bukan novel atau drama?” Ya, dia memang sempat bingung akan situasinya. Tetapi, Li Wei sudah seringkali membaca ratusan novel bergenre transmigrasi. Jadi, ia tidak akan menutup kemungkinan tersebut. Sambil berjalan mondar-mandir, Li Wei terus menelaah kebenaran yang ia alami. Li Wei menyentuh kain yang membalut tubuhnya. Ini adalah hanfu, baju tradisional khas China khas jaman dulu. Lembutnya hanfu yang dikenakan olehnya menyiratkan bahwa hanfu ini terbuat dari kain sutera yang berkualitas, mungkin dikhususkan bagi kalangan bangsawan.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
Like a Fairy Tale

Like a Fairy Tale

ucap Defia senang, dan diikuti anggukan kecil oleh kedua saudaranya. “Seribu tahun yang lalu? Wah aku kira umur kalian seumuran denganku,” ujar Aredel dengan ekspresinya yang sedikit terkejut. “Umur kami sama-sama dikisaran 1500 tahun ke atas,” ujar Deffin. “Wah keren,” puji Aredel. “Kau juga keren, pasti kau sudah melewati banyak hal sampai bisa menemukan burung legenda ini,” ujar Defia seraya mengelus Felix.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
Sang Idola Adalah Boneka

Sang Idola Adalah Boneka

Apa benar dia menyukai Aurora? "Gak mungkin gue suka sama Rora, gue masih harus cari 'gadis itu'," gumamnya. 'Gadis itu' yang Joel maksud adalah cinta pertamanya saat usianya 13 tahun. Dulu Joel pernah sangat berhutang budi bahkan berhutang nyawa pada gadis yang menolongnya. Namun, Joel tidak tahu nama gadis itu, bahkan samar wajahnya pun perlahan memudar di ingatan Joel. Akan tetapi ucapan 'gadis itu' yang menyemangatinya akan selalu Joel ingat.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
Topeng Sang Dokter

Topeng Sang Dokter

Jika sampai dia tahu, aku tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi. Karena merasa sangat lelah di tengah pikiran yang kacau, tanpa sadar aku tertidur di atas ranjang. “Reli, ayo cepat bangun. Temani aku pergi makan malam.” Aku diguncang-guncang oleh teman sekamarku sampai terbangun. Jujur saja, setelah bermain begitu lama dengan Dokter Jack, perutku memang terasa lapar.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

Deni bercerita dengan berbisik. "Cara jalannya kayak monyet, suaranya juga mirip monyet, suka garuk-garuk kayak monyet, wes wes kabeh-kabeh mirip monyet." Lanjut Deni meringis ngeri. "Dia cuma bisa makan pisang, bahaya banget, monyet dalam wujud manusia. Terakhir dia mukulin warga karna pisangnya ngga boleh diminta." *kabeh-kabeh = semuanya
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
Pendekar Sejak Dalam Kandungan

Pendekar Sejak Dalam Kandungan

Sembari sedikit tertawa ringan pada Kakek Byakta. "Kakek cuma menceritakan dongeng jaman dahulu nak... Kakek juga percaya tidak percaya dengan dongeng itu. Tapi kalau memang beneran, pasti kamu sangat beruntung mempunyai anak yang menjadi pilihan dewa." "Sudah kek kita lanjutkan saja memanggang rusanya, jangan terlalu percaya sama dongeng kek." Mereka berdua segera kembali memutar mutar rusa itu sampai benar benar matang agar bisa di nikmati bersama sama.
9.456.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Yang paling sering dijumpainya adalah keris, wayang kulit, dan guci antik era kerajaan China. "Gak bisa tidur Za?" Rupanya Gahara terbangun pukul dua, dia melihat Aiza yang fokus dengan buku di tangan dan gak menyadari kedatangannya. Lelaki berkepala cepak itu mengambil air di dapur, lalu ikut duduk di sofa bersama Aiza. "Buku apa, kayanya seru." Tanyanya iseng. "Kisah Tanah Jawa Mas, gak bisa tidur ya coba baca aja daripada ngelamun." Jawab Aiza tanpa menoleh, Gahara cuma mengangguk sambil menyeruput teh hangat.
8.55.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai dongeng zaman dahulu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status