O, Yang Mulia!
Sayangnya, O tidak bisa memberi nama ruangan itu.
Tidak ada nama dari ruangan itu. Artinya, O akan tetap kebingunan nantinya. Meski begitu, O tidak kehilangan akal. Ia membuat goresan besar di tembok dan di lantai: A1. Ia menamai ruangan itu dengan A1, kemudian kembali mengulangi mantra pertama, Exploro. Sihir pertama berfungsi sebagai pemindai, sementara sihir kedua, Exhibio, berfungsi untuk menunjukkan hasil pindaian itu. Saat O merapal mantra kedua, Exhibio, sebuah denah kembali muncul. Di denah yang baru itu, goresan ‘A1’ yang dibuatnya di lantai dan tembok juga ditampilkan.
“Berhasil!” O mengepalkan tangannya. Ia benar-benar merasa bangga.