Menyesal Usai Mendua
tandas Namira langsung pada intinya.
Seakan seluruh sendiku lemas tak bertenaga, apa yang kukira akan menyenangkan, menyejukkan dan membahagiakan dengan memiliki dua istri nyatanya berbanding terbalik, bahkan hal ini sama sekali tak terbayangkan olehku.
Ibu mundur selangkah, bersandar pada daun pintu yang terbuka separuh. Kulihat kedua matanya mengembun, hingga akhirnya buliran bening berhasil lolos dari kedua netranya.