Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lusia

Lusia

Dan Lusia dapat melihat ruangan yang tak pernah ia lihat sebelumnya. Ruangan dengan rak rak besar di setiap sisi dindingnya. Ranjang yang super besar dengan pendiangan yang masih menyala dan aroma kayu terbakar yang bisa Lusia cium. Dan Lusia melirik tubuhnya sendiri. Ia sudah berganti baju. Dengan gaun tidur super tipis dari sutera yang sangat mewah namun tak pantas untuk di kenakan. Kenapa begitu? Karena gaun yang Lusia kenakan sangatlah terbuka.
Sikat na Kabanata
106.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 179 Beses bilang duchess
Read
+Library
DIA

DIA

Jhonny nggak tahu kalau Almira juga bekerja di tempat ibu Suci. Ketika Almira baru menginjakkan kaki di teras rumah Davka bersama Valentina. Mobil Hammer ber plat AB 4 warna hitam masuk ke halaman, di susul oleh BMW m series dibelakangnya. Wajah Almira berseri-seri, pujaan hatinya sudah kembali. Ia berharap hidupnya semakin baik, keluarga Davka adalah keluarga terpandang yang baik hati. Mereka tidak melarang anak semata wayangnya menjalin hubungan dengan gadis yang berasal dari keluarga sederhana seperti dirinya.
109.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 332 Beses bilang duchess
Read
+Library
Monsieur OH

Monsieur OH

Mereka lalu mengobrol ringan dan di tengah obrolan itu, seorang kesatria datang ke meja mereka dan memberitahukan kalau pasukan yang kembali dari medan perang sebentar lagi akan tiba dan dia meminta Nyonya Duchess untuk maju ke depan tenda sebagai perwakilan penyambutan karena Tuan Duke selaku pemimpin pasukan akan berada di barisan terdepan. Nyonya bangsawan itu mengangguk dan mengikuti kesatria tadi menjauh dari meja tadi meninggalkan ibu yang berubah pucat pasi dan tidak bisa bergerak. Saat akan keluar dari tempat tadi, Nyonya bangsawan itu ah tidak maksudnya Nyonya Duchess tersenyum ke arah ibu. Ibu yang syok tak tau harus b
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 133 Beses bilang duchess
Read
+Library
OH DUDA

OH DUDA

“Rupanya sahabatku beneran lagi diperebutkan dua pria. Duda semua pula.” “Lo tahu tentang hal ini?” “Pertanyaan bodoh. Aku, kan, sahabatnya,” cibir Fifi. “Berarti lo juga tahu tentang Erzha?” Fifi kembali mengangguk. “Kalian sama-sama duda. Bedanya Erzha berbuntut, kamu nggak. Selain itu, mantan istri Erzha masih hidup. Dan kalau masalah ganteng … jangan ditanya. Kalian nggak ada apa-apanya dibanding Mas Heru.”
3.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 74 Beses bilang duchess
Read
+Library
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Safira menatap Red Dragon tajam. Tidak sampai disitu saja kenakalan geng Red Dragon, mereka juga melempari Safira dengan tomat dan telur busuk. Safira sangat geram menatap tajam Red Dragon dan menghajarnya satu persatu hingga semuanya terjerembab kelantai. Red Dragon bangkit dengan susah payah dan kembali menghajar Safira dengan keroyokan. Fairuz mencoba memisahkan keduanya, namun Davina segera mendorong tubuh Fairuz dengan cukup keras.
106.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 245 Beses bilang duchess
Read
+Library
Dewa

Dewa

seru Dewa sambil mengetuk pintu kembali. "Ya. Sebentaaarrr!" teriak Chika dari dalam. "Huh, syukurlah," desah Dewa sambil menghela napas dalam. Untung Chika ada di rumah. Setelah merias dirinya. Chika pun membukakan pintu utama. Mempersilakan Dewa yang pucat untuk masuk. Wajah berlapis make up sederhana. Baju kaos putih bersih, dengan celana jeans panjang membalut tubuhnya. Tak lupa parfume kaslabangka yang harumnya mengusik ketenangan bulu hidung Dewa. Perfect performance.
9.97.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 217 Beses bilang duchess
Read
+Library
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

Tanya Rain, mencoba mencatat di aplikasi note. "Cabernet Sauvignon, anda bisa mencari siapa di sekitar anda yang biasa mengkonsumsi wine jenis ini, pasti tidak terlalu sulit, karena tidak banyak orang penyuka wine, dan mengingat anda adalah orang yang mempunyai kekuatan." Papar angkasa sembari terkekeh. Rain ikut terkekeh mendengarnya. "Baiklah aku akan mengutus bawahanku untuk menyelidikinya."
9.714.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 550 Beses bilang duchess
Read
+Library
Casabelle

Casabelle

Begitu erat jika dan mungkin saja akan pecah jika di pegang dalam jangka waktu yang lama. Mendengar rekaman suara yang sangat jelas di dengarnya saat ini. Suara Ara begitu terngiang di ingatannya. "Menggugurkan ya" bisik Pria itu dengan nada yang begitu dalam dan penuh amarah. Axton Ellard G. Pria pemilik perusahaan hotel bintang lima dan juga beberapa kasino mewah di Las Vegas. Di dunia malam namanya sangat terkenal.
106.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 207 Beses bilang duchess
Read
+Library
FATE OF THE DUCHESS

FATE OF THE DUCHESS

Meski sebenarnya tujuannya adalah kembali menuju Winsdor Castle. "One room for one night, please..." Brianna berbicara dengan aksen Inggrisnya yang sangat kental. Meski sang ibu Lady Ameera merupakan seorang ballerina cantik keturunan Perancis. Seorang penjaga penginapan nampak melihat Brianna dengan tatapan mengejek. Ia memutar bola matanya lalu kembali mengamati Brianna dari ujung kepala sampai kaki. Seolah berkata. "Apa kau benar-benar akan menginap disini pelayan?"
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 119 Beses bilang duchess
Read
+Library
Kesempatan Kedua Sang Duchess

Kesempatan Kedua Sang Duchess

Tatapannya menyapu Elena dari ujung kepala hingga kaki, lalu berhenti sejenak di gaun biru sederhana yang dikenakan sang Duchess. Senyum tipis muncul di sudut bibirnya senyum yang manis di permukaan, namun menyimpan nada merendahkan. “Oh … bukankah ini Duchess Carwyn. Jarang sekali melihat Anda … di tempat seperti ini.” Nada suaranya mengalun lembut, tapi setiap kata seperti menggores. Pelayan butik buru-buru memperkenalkan, “Duchess, ini adalah Madam Selene, pemilik butik ini.”
31.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 33 Beses bilang duchess
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status