Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Mesin menyala, lampu depan menyorot halaman kastil sejenak sebelum kendaraan itu melaju pergi. Sebelum mobil pergi, suara Jayreth kembali terdengar tenang, terukur, namun cukup keras untuk menusuk tepat ke tempat yang paling rapuh. “Duke,” katanya sambil menoleh setengah badan, sorot matanya tajam namun tidak bermusuhan. “Duchess itu… adalah wanita yang sama yang pernah pergi meninggalkanmu beberapa tahun lalu. Apakah kau benar-benar berpikir, kali ini dia akan bertahan?”
9.6406.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.9K kali sebagai duchess
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Raisaa
Halo kakak pembaca semua yg baik hati dn masih setia dgn cerita ini.terimakasih banyak dn terimakasih krn terus mendukung cerita sy. sejauh ini sy Gk kehabisan ide dn ceritanya sesuai alur. terimakasih sy pd kakak semua yg msh berdiri disamping sy utk kawal cerita ini smpe akhir, sabar ya utk alurny
Agis Sat
aku dukung lagi kak..aku harap novel ini bisa masuk top 20,top 10 bahkan top 3.menurutku dirian&selene saling mencintai,mungkin dirian masih berpikir dia mencintai viviene tp menurutku dia mencintai istrinya tp belum menyadari perasaan sendiri.buat hubungan mereka semakin kuat dg konflik.sukses kak.
Baca Semua Ulasan
Terlahir Kembali sebagai Seorang Putri

Terlahir Kembali sebagai Seorang Putri

Orang itu terlihat ragu sebelum mulai menceritakan apa yang terjadi di saat Camille dan Allen sedang sibuk berdua. “Duke Kranz mengantarkan Duchess Bastien dan putrinya kembali ke kediaman Bastien. Setelah berbincang selama beberapa waktu, Duke Kranz pamit pulang dan selang beberapa menit kemudian, seseorang yang menyamar menjadi pelayan masuk dan…” “Dan apa?” “Menghilangkan nyawa Duchess.” “A-Apa?!” pekik Camille. "Ada dimana Duchess sekarang?"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai duchess
Baca
+Pustaka
REFUSE THE DUKE'S CHARM

REFUSE THE DUKE'S CHARM

“Mohon bantuannya Tuan Asel.” Asel luluh melihat calon duchess yang sangat cantik dan lemah lembut itu. Rasanya ingin menangis bahagia bahwa ada seseorang yang membuat Duke menjadi normal. “Seperti yang Duke katakan, anda bisa memerintahkan saya apa saja.”
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai duchess
Baca
+Pustaka
PARAMOUR

PARAMOUR

"Kau terbangun, Baby?” "Clair de lune, i knew this song sejak kau menekan tuts pertamamu.” Vivian duduk tepat di samping Nathan. “Maaf aku membangunkanmu.” "Tidak sama sekali, senang bisa mendengarmu memainkan lagu ini, karena instrumen ini sangat indah.” "Kau pernah mendengarnya?" Vivian mengangguk. "Clair de Lune memiliki makna yang begitu dalam, seperti manis dan pahit kehidupan. Selain tentang
559 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai duchess
Baca
+Pustaka
DENDAM

DENDAM

Menguar bau amis, bau amis darah. Mataku menelusuri seisi kamar, kamar Alia nampak rapi, namun berbau amis darah. Rasa penasaranku,l semakin menarik, kemudian aku berjalan menuju nakas. Kutarik laci mejanya, betapa terkejutnya aku. Alia, begitu banyak ia memiliki berbagai mata pisau yang sangat tajam-tajam. Kutarik laci kedua, aku semakin syok. Banyak foto Alena.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 886 kali sebagai duchess
Baca
+Pustaka
Miss C

Miss C

Ketiga rekannya menatap Grace dengan bingung tapi seketika tidak peduli karena lebih fokus pada apa yang Grace bawa, barang-barang yang Grace belikan semua itu dari Sebastian karena saat itu tidak memiliki barang bawaan yang diberikan pada rekan-rekannya di kantor dan Sebastian dengan senang hati membelikan mereka semua dengan merk yang sangat mahal dan Grace tidak tahu karena semua dikirimkan langsung ke rumahnya dan sudah ada nama jadi tinggal membagikan. “Serius dompet Gucci?” Devina membuka dengan matanya menatap Grace dan barangnya berkali-kali. “Kamu gak papa ini belikan dompet Gucci juga?” Yusuf menatap Grace tidak percaya. “Aku dibelikan tas Gucci” Rachel menatap Grace dengan ekspres
9.938.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai duchess
Baca
+Pustaka
MAS DUDAKU MISKIN

MAS DUDAKU MISKIN

Dibelakangnya, Belva berjalan membawa kecap dan saus. BRUGH! "Astaga Dek!" Sienna berlari mendekati Adhara yang terjatuh karena ranting yang menghalangi jalannya. Botol berisi jus strawberrynya terjatuh di tanah dengan cantik. Sienna mengangkat tubuh Adhara, memberikan botol mungil itu kepada Adhara, syukurlah Belva menutupnya dengan kencang sehingga tutup botol itu tidak terbuka saat Adhara terjatuh.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai duchess
Baca
+Pustaka
Akhir Yang Indah Untuk Duke

Akhir Yang Indah Untuk Duke

Matanya langsung bertemu dengan retina cokelat milik Charless. Elina bergegas masuk dan sedikit membungkukkan tubuhnya sebagai penghormatan pada Charless. "E-Ellisha De Faelwen memberi salam pada ... Duke C-Charless Von De Frederick," ujar Elina dengan suara yang semakin pelan. Begitu mengangkat kepala, ia bisa melihat Charless tersenyum miring ke arahnya. Berbeda dengan Torico yang nampak kesal karena kehadirannya.
648 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai duchess
Baca
+Pustaka
Alva

Alva

Naisa terdiam kagum melihat wajah Alva yang sangat jelas itu. Rambutnya acak-acakan seperti tidak pernah disisir dan jatuh di dahinya dengan sempurna, jembatan hidungnya tinggi dan panjang. Bibir bawahnya terbelah, matanya kuning keemasan, bulu matanya sedikit lentik tapi tidak terlihat karena matanya selalu tajam, alisnya yang tebal tampak meruncing mantap ke samping, jakunnya timbul sempurna di leher dengan dagunya yang panjang terbelah. Gila! Cakep banget ni orang?? Apa dia beneran manusia?? Apa mungkin benar, bahwa dia Dewa?? Aarrgghh, Naisa bisa gila lama lama!!
9.82.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai duchess
Baca
+Pustaka
Dalam Dekapan Panas Tuan Duke

Dalam Dekapan Panas Tuan Duke

Matanya yang tajam menyisir barisan pelayan yang membungkuk kaku di hadapannya. “Di mana suamiku?” suara Selene membelah udara, tajam dan dingin tanpa basa-basi. Ny. Gable, kepala rumah tangga yang biasanya tenang, maju selangkah sambil menunduk. “Selamat datang kembali, Nyonya Duchess. Tuan Duke sedang berada di gedung pertemuan kota untuk urusan proyek infrastruktur. Dia diperkirakan baru akan kembali larut malam.”
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai duchess
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status