Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
New duda

New duda

Dahi, mata, hidung pipi, bibir sampai dagu Stecy bahkan tak luput dari kecupan manis Galuh. "Kita ajak Miyara juga ya, Mas.?" tanya Stecy sementara Galuh diam tak menyahut. "Boleh, kan?" Galuh masih diam seolah tengah berpikir. "Apa kamu nggak merasa keberatan kalau Miyara juga ikut?" "Ya enggaklah, Mas. Ya ampun! Kenapa kamu bisa berpikiran begitu sih?" "Enggak gitu, aku takutnya kamu merasa repot kalau Miyara kita ajak. Kan, kita kesana untuk bulan madu sayang."
10.7K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as dugu yan
Read
+Library
DANYANG

DANYANG

Wanita itu mengulurkan tangannya dan angin lembut datang dari arah hadapan mereka. "Aku hanya datang ke tempat di mana sosok itu berasal. Melihat tempat ini begitu hijau, kita mungkin tidak jauh dari Danyang." Dalu menjawab sambil memejamkan mata. Mendengar nama Danyang disebut, Dayu sedikit bergetar. Meski sedang memejamkan mata, sepertinya Dalu bisa merasakan ketakutan Dayu, sehingga dia tersenyum dan meraih tangan Dayu untuk kemudian diarahkan ke pundaknya.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 226 Times as dugu yan
Read
+Library
DUKUN 99

DUKUN 99

tanya Genderuwo yang paling kekar. Aku menggaruk ujung dagu. "Di antara kalian, siapa yang paling lama menetap di sini? Soalnya aku sering lupa." "Aku, Bone!" jawab genderuwo yang paling kekar. "Ya udah, kau ikut aku sekarang!" "Apa aku kau bebaskan?" tanyanya gembira. "Kau bebas bersyarat. Kutempatkan kau di warung soto, tarik pembeli sebanyak-banyaknya!"
108.6K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as dugu yan
Read
+Library
Kita Hanya Menikah

Kita Hanya Menikah

LIKE NYA MANA? KOMEN NYA MANA? DUKUNGAN NYA MANA? BIAR AKUH SEMANGAT💪💪💪
9.927.9K viewsCompletedAdded to Library 808 Times as dugu yan
Read
+Library
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Fix duda! Naura diam, meski tubuhnya kaku takut membangunkan keduanya walaupun sebentar lagi tubuhnya akan terasa pegal-pegal tapi di sisi lain ada hikmahnya juga karena dia bisa mendapatkan sedikit informasi tentang pertanyaan yang selama ini tidak mungkin dia tanyakan langsung ke orangnya. Gengsi dong! Bisa gede kepala kalau Arjuna sampai tahu dia kepo sama statusnya yang duda atau masih perjaka?
104.4K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as dugu yan
Read
+Library
Duda Ganteng Meresahkan (Dugem)

Duda Ganteng Meresahkan (Dugem)

Jadi pria dewasa yang tadi siang mencuri perhatiannya adalah seorang duda? Malamnya sebelum tidur, Dini bermain dengan ponselnya. Gadis itu kemudian kembali teringat dengan sang duda yang tinggal di sebelah rumah. Ia mengingat setampan apa wajahnya dengan garis dagu yang tegas. Bahkan Dini kembali membayangkan jenggot tipis di dagu itu. Kedua mata Alex juga begitu indah.
11.2K viewsCompletedAdded to Library 290 Times as dugu yan
Read
+Library
Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda

"Duduk dulu, Kanaya! Kamu lagi ada acara sama teman-teman?" Kanaya mengangguk dengar pertanyaan dari papa mertuanya. "Tadi sudah izin sama Mas Athalla, Pa." walaupun gugup sebenarnya tapi Kanaya harus bisa berbaik hati di depan mertua untuk menyebutkan kata Mas untuk Athalla.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as dugu yan
Read
+Library
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Kan lo tau gue gimana. Maya segera menelepon. Suaranya riang, seolah tak mendengar nada ragu dalam balasan Raina. "Alah, lo ini! Nggak usah drama, Rain. Lo cuma bantu ngangkat-ngangkat, nata meja, atau ngurusin makanan. Nggak disuruh nyanyi di panggung kok. Lagian, gaji harian lumayan banget. Bisa buat makan sebulan!"
101.0K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as dugu yan
Read
+Library
DINAR

DINAR

ujar pria itu tertawa sekali lagi, membuat raccel tercengang kenapa dia tau kalau raccel adalah duyung "kenapa? apa kamu kaget nona kenapa aku tau?" "apa maksudmu?" tanya raccel semakin takut "aku sudah lama mencari jejak-jejak duyung dan ini adalah hari keberuntunganku" ucapnya sambil tak henti hentinya tertawa "apa yang kamu inginkan?" "jangan marah-marah nona, kamu akan baik-baik saja" ujarnya sambil berbalik dan menjauh meninggalkan raccel
105.9K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as dugu yan
Read
+Library
Menaklukkan Duda Dingin

Menaklukkan Duda Dingin

“Aku tidak mungkin salah. Mata hijau itu milik Adam—” “Hentikan!” hardik Tuan Dingin di puncak suara. Napasnya yang pendek terdengar semakin mengerikan. Dengan mata yang memerah, ia menatap sang wanita lekat-lekat. “Berhentilah menyebut nama laki-laki itu! Aku tidak ingin mendengarnya dari mulut kotormu.” Kesal karena disebut kotor, napas Amber ikut menderu. Sambil mengepalkan tangan, ia berkata lantang. “Adam Smith. Adam Smith! Kau mengenal Adam Smith!”
1054.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as dugu yan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status