Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nafkah Nasi Aking

Nafkah Nasi Aking

tanyaku. “Ponsel buat kamu. Selama ponsel kamu di pegang suamimu, aku jadi susah untuk menghubungimu.” Dela menyodorkan kotak ponsel itu. Aku ragu untuk menerimanya. Dela terlalu baik dan kali ini dia mau memberikan ponsel secara cuma-cuma. Aku yakin, pasti harganya sangat mahal. “Tapi, Del ….” “Sudah aku bilang tadi, jangan menolak. Ini ambil, sudah aku pasang kartunya. Kamu tinggal memakainya saja. Ada kontak aku juga di dalamnya,” potong Dela.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai duit banyak di tangan
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Bu… ini cuma kebetulan, kan?” Bu Seno menatapnya lama Terlalu lama untuk disebut kebetulan. “Muga-muga mung kebetulan, Nduk.” (Semoga hanya kebetulan, Nak.) Embun menggenggam tangan Aruna yang tidak terluka, erat. “Kamu nggak apa-apa?”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai duit banyak di tangan
Baca
+Pustaka
DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

"Andai saja barang apapun itu yang diambil oleh Hani digunung, dapat menghasilkan poin juga, pasti dengan begitu akan mendapatkan poin dengan cepat" Hendra dalam pikirannya, ia pun memikirkan cara untuk bisa mendapatkan poin lebih cepat. "Sistem apakah tidak ada cara tentang masalah ini". *DING*. "Ada tuan, tuan dapat membeli sarung tangan di toko sistem, dengan begitu siapapun yang memakai sarung tangan ini maka barang apapun yang ia ambil di gunung tuan akan mendapatkan poin juga". "Benarkah sistem? kalau begitu tukaran sekarang".
676 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai duit banyak di tangan
Baca
+Pustaka
Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

“Tunggu!“ Ia menahan tanganku. Aku tidak menoleh. Lalu dia menyelipkan sesuatu ke tanganku namun aku masih enggan untuk menoleh. Segera aku melangkah lagi, masih ke pandangan depan tanpa menoleh. Namun tangan ini masih menggenggam. Aku melewati ibu yang masih duduk melamun di teras yang sudah aku bersihkan rumputnya. Kubuka pintu lalu aku masuk dan menutupnya. Kuangkat tanganku yang sedari menggenggam, mataku membulat sempurna tatkala melihat apa isinya. Gulungan kertas merah yang tentu saja disukai oleh banyak orang. Aku menghitung satu per satu totalnya ada 10, 1 juta dia memberi uang dengan cuma-cuma. Ada perasaan menyesal karena tidak mengucap terima kasih menelusup di dada.
1062.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai duit banyak di tangan
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Mati Rasa

Ketika Istri Mati Rasa

] Sepertinya kini handphone itu sudah berada di tangan pemiliknya yaitu Bang Randu. [Bisa Bang. Silakan kalau mau diambil. Tetapi, kalau sibuk kami pun bisa mengantarkan ke rumah Abang. Abang tinggal kirim alamatnya saja ke sini.] Tidak masalah bila akhirnya dia meminta untuk diantarkan. Memang itu sudah kewajiban kami.
9.9397.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.9K kali sebagai duit banyak di tangan
Baca
+Pustaka
THE BRIDAL SHOWER

THE BRIDAL SHOWER

Belum selesai dengan kemelut di pikirannya, Mitha kembali dikejutkan dengan sebuah tangan yang mencengkram erat pergelangan tangannya. "IKUT AKU! KITA SELESAIKAN SEMUANYA HARI INI JUGA! CEPAT KEMASI BARANG-BARANGMU, KITA PULANG KE INDONESIA BESOK!" Tangan Handaru menarik paksa tangan Mitha bahkan dengan cara yang begitu kasar. Kepala Mitha menggeleng menolak apa yang hendak dilakukan Handaru terhadapnya.
1050.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai duit banyak di tangan
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Neng Onyon
jln ceritanya bagus, Arsen yg introvert, tnp pengalaman dgn wanita hrs berjuang mendapatkan ibu dr anak2'a hsl dr jebakan berjuang tuk mendapatkan kepercayaan dr Mitha dn klrg'a, jg menjaga Mitha dr mantan suami psikopat'a yg ingin rujuk
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
My Bitchy Lady

My Bitchy Lady

Dia hanya ingin menikmati apa yang sudah ada di dalam genggaman tangannya saat ini. Levi sulit untuk berkonsentrasi, setiap kali Gita menggoyang-goyangkan tangannya, terasa kejutan listrik yang mengalir dari ujung kaki sampai ke atas. Berbeda dengan teriakan, makian dan permintaan untuk berhenti dari ucapannya, batang yang dipegang oleh Gita terlihat sangat menikmati jalan permainan jari jemari tangan gadis itu. “Astagaaa Gita jangan lakukan hal seperti itu di sini, kita di tengah jalan tol.”
9.411.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai duit banyak di tangan
Baca
+Pustaka
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

"Tadah tanganmu!" Tanpa komentar apa pun lagi, Kaitlyn mengulurkan telapak tangan. Alden yang menggenggam satu tangan dengan erat memberikan sesuatu di dalam genggaman. Perlahan Kaitlyn bisa merasakan pemberian Alden. Dia penasaran namun dia tidak bisa melihatnya dengan jelas.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai duit banyak di tangan
Baca
+Pustaka
ISTRI BAYANGAN TUAN CEO

ISTRI BAYANGAN TUAN CEO

"Bang, tolong ambilkan Ra handuk dan koper ...!" Seharusnya Bang Habib mendengar karena kami hanya dipisahkan oleh pintu saja. Namun, dia tidak menyahut, hanya langkah kaki yang menjauh saja terdengar samar. Beberapa jenak menunggu sampai akhirnya pintu kembali diketuk dari luar. Aku membuka daun pintu dan hanya menjulurkan tangan keluar. Benda lembut dan tebal berada di telapak tangan, ukurannya lebih berat dari handuk. Belum sempat aku menarik tangan kembali, benda asing lainnya menyusul di atas handuk jumbo ini.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai duit banyak di tangan
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

“Aku suka tangan ini. Tangan yang bisa menyembunyikan tangan kecilku ini dalam genggaman kamu.” “Aku juga suka tangan mungil kamu. Tangan yang selalu membuat tanganku menemukan pegangannya,” balas Rumi. “Terima kasih, Rumi,” lirih Gerta. “Buat?” “Karena aku ngerasa bahagia kalau sama kamu,” ungkap Gerta.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai duit banyak di tangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status