Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Istri Kedua CEO

Menjadi Istri Kedua CEO

Sesederhana ini saja menjadi sangat rumit dan Kinar hanya bisa memberikan senyuman dengan wajah teduh penuh kesabaran. “Dan orang lain nggak perlu tahu gimana kamu bertahan sampai sejauh ini. Hancur, bangkit lagi. Jatuh, bangun. Jangan mau kalah sama keadaan. Jangan mau nyerah sama kondisi yang saat ini menimpa. Lebih bagus kalau kamu bisa menyembunyikan semua perjuangan yang kamu lalui. Sehingga kamu bisa menikmatinya seorang diri. Saat sudah di atas, jangan pernah lupa gimana cara kamu bisa ada di titik itu. Nggak perlu sombong apalagi pamer.”
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Mereka melambaikan tangan pada Violet dan tersenyum pada orang-orang disamping kiri dan kanannya. "Terima kasih tak terhingga kami ucapkan. Satu pesan saya untuk teman-teman yang lain, jangan pernah patah semangat apapun yang terjadi. Karena kita tidak tahu, apa yang akan terjadi di kemudian hari. Jadi...teruslah berharap. Terapkanlah DUIT. Do'a, Usaha, Ikhtiar dan Tawakkal. Mari, kembangkan terus kebahasaan kita. Bahasa adalah Komunikasi, Bahasa adalah..." Violet meninggikan suara.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
About Keenan

About Keenan

Dan bagaimana dia bisa menolak permintaan kepala sekolahnya sendiri? Senyap terasa begitu panjang. Lalu, setelah apa yang terasa seperti keabadian, Keenan akhirnya mengangguk pelan. Suaranya terdengar serak saat dia akhirnya berkata, “Saya bersedia, Pak. Saya akan memenuhi permintaan Bapak.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
Tunangan Naif Pewaris Bengis

Tunangan Naif Pewaris Bengis

Walau jalan yang dilaluinya penuh dengan tantangan, dan sesekali Elvan mengumpat kesal pada dirinya sendiri karena merasa jadi orang gagal, tapi ia tidak berniat menyerah. Elvan berusaha untuk tetap gigih karena ia tidak bisa menebak apa yang terjadi di masa depan. Ia harus siap melangkah maju untuk menghadapi takdir esok hari yang belum terungkap. Elvan mengembuskan napas panjang, mengepalkan tangannya dengan raut penuh tekad. "Aku tahu bahwa perjalanan mencari pekerjaan tidak akan mudah, terutama dengan latar belakang pendidikanku. Tapi aku tidak akan menyerah. Aku akan terus berjuang dan mencari peluang yang tepat. Aku percaya bahwa usahaku akan membuahkan hasil dan aku akan menemukan pek
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
MENANTU TANPA RESTU

MENANTU TANPA RESTU

Hanya disana Nadin mampu mengeluarkan semua keluh kesah nya. "Hari ini aku dihantam dari dua arah-di puskesmas dan di rumah. Aku hampir hancur, tapi aku tahu aku tidak boleh menyerah. Kalau aku jatuh, tidak ada yang akan menolongku bangkit. Aku harus menemukan caraku sendiri untuk bertahan."
586 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
Penantian yang Tak Kunjung Datang

Penantian yang Tak Kunjung Datang

Pesan itu muncul di layar. [ Delapan tahun cinta diam-diam, empat tahun yang keliru, semuanya berakhir sampai di sini. Pak Alex, mulai sekarang aku bukan lagi sekretarismu dan aku juga nggak menyukaimu lagi. Kita kembali menjadi orang asing di lautan manusia. Dalam hidup ini, kita nggak perlu bertemu lagi. ] Entah mengapa, seharusnya dia merasa lega melihat pesan itu. Teresa akhirnya berhenti menyukainya. Seperti yang selalu dia katakan, Teresa tidak lagi menggantungkan hidup pada dirinya.
8.9127.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
Penantian Yang Tak Berujung

Penantian Yang Tak Berujung

Itulah sebabnya saat kuliah, dia tak bisa melepaskan pandangannya dariku yang memakai kostum teddy bear, sampai-sampai kalah dalam pertandingan basket. Lalu, saat bertemu kembali dengan Jessica, dia berusaha mati-matian untuk menebusnya. Wajah Michael memucat, “Kok kamu bisa tahu?” “Lihatlah, sebenarnya masalah ini bisa dijelaskan hanya dalam beberapa kalimat, tapi kamu malah mengulur waktu sampai bertahun-tahun. Kesabaranku benar-benar sudah habis.” Dia menggelengkan kepalanya, air matanya terus menetes di atas karpet.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
Jika Aku Membuang Bapak

Jika Aku Membuang Bapak

Kulirik ekspresi Eda yang duduk di bangku paling depan, terlihat cemas setengah mati. “Setiap hari saya hendak menyerah. Tantangan datang dari segala arah. Mulai dari ekonomi yang pas-pasan, kerjaan yang nggak lancar, cekcok dengan keluarga, permasalahan lain yang selalu datang. Saya selalu ingin menyerah.” “Apa yang membuat Pak Amar masih bertahan merawat Bapak hingga sekarang?” “Saya takut menyesal. Saya berpikir ribuan kali, jika saya melepaskan Bapak apakah hidup saya akan lebih mudah dari ini? Apa perasaan saya akan lega sepenuhnya?”
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
Janji Setia

Janji Setia

Dayyan menahan tangan istrinya. “Dia kalau jual es cream cokelat ya sudah tulis saja satu menu itu, jangan pakai kata-kata ini dan itu. Darah tinggi aku jadinya.” Naik turun napas Nuwa dibuatnya. “Itu namanya strategi marketing. Sudahlah kalau tak mau beli cari tempat lain saja. Kasihan Hira sudah haus,” ajak Dayyan. “Baiki tulisanmu, jangan sampai aku datang kedua kalinya masih seperti ini,” ucap guru Wing Chun itu sebelum pergi.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
Janji Selamanya

Janji Selamanya

Suara gelas pecah terdengar nyaring, cairan sampanye bercampur darah mengalir di tubuhku. Aku menoleh ke arah Steve, berharap bantuannya. Tapi, dia malah memarahiku dengan lantang di depan semua orang. “Kamu buta?! Menara sampanye sebesar itu saja nggak kelihatan?” “Malah sengaja menabrak, kamu tahu nggak seberapa pentingnya acara ini? Aku benar-benar nggak habis pikir, orang nggak berguna sepertimu hidup untuk apa, sih?!”
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai edward chen jangan pernah menyerah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status