여기 edwin hidayat abdullah와 관련된 85개의 소설이 있습니다. 일반적으로 edwin hidayat abdullah와 같은 이야기는 Romansa, Fantasi 및 Urban 등의 다양한 종류에서 만나볼 수 있습니다. GoodNovel에서 Pernikahan Tanpa Cinta부터 시작해보세요!
Kakek Hadinata memandang lekat cucunya.
Pria yang berusia hampir tujuh puluh tahun ini merupakan pemilik kerajaan bisnis Hadinata Group. Ia hanya memiliki seorang putra yaitu Abraham Hadinata -- Ayah Adrian -- yang meninggal pada kecelakaan pesawat lima tahun silam. Adrian Hadinata sendiri merupakan putra tunggal dari Abraham Hadinata dan Merline Wijaya.
Kepala Manajer K+ Eneral Foods Theo Abraham Al-Waheed
Baru pada saat itulah sebagian dari ingatannya perlahan kembali.
Seorang pria jangkung yang selalu mengenakan jas dan tidak pernah mengatakan apa pun selain yang diperlukan…. Kepala Manajer Theo Abraham Al-Waheed adalah talenta dan prestasi yang menjanjikan di perusahaan. Namun, dia tiba-tiba berhenti kurang dari sebulan setelah Zahra menikah, dan tidak ada yang mendengar tentang dia setelah itu.
“Tolong lebih berhati-hati di masa depan jika kamu menyesal.”
Ucap pria paruh baya itu dengan sedikit berbisik.
"Mungkin karena itulah, aku mendengar beberapa perwira dipecat" Gumam pria muda di depan si botak.
"Itu mungkin saja, karena dengan kharisma Baron Edwin takkan sulit jika memiliki bawahan yang setia" Pria paruh baya itu menjawab.
"Kalau begitu siapa yang menggantikan Baron Edwin sebagai jendral tentara?" Tanya pemuda itu.
"Rumornya Baron Hendrick yang akan menggantikan Baron Edwin" Jawab pria botak itu.
"Perkenalkan, nama saya Melliza Salma, mantan istri dari Prasetyo Girandi."
Kedua ibu itu syok luar biasa atas pengakuan wanita cantik di hadapannya yang mengaku sebagai mantan istri dari warga baru pindahan di lingkungan komplek perumahan blok B ini. Yang itu berarti..., Pras adalah seorang duda.
puji seorang pengusaha paruh baya sambil menjabat tangan Kael.
"Terima kasih. Althea memang satu-satunya yang pantas berdiri di sisiku," jawab Kael dingin namun penuh rasa bangga.
Althea hanya memberikan senyuman manis dan anggun, membiarkan suaminya mengambil alih seluruh percakapan formal tersebut. Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama ketika seorang pria muda dengan setelan abu-abu mendekat ke arah mereka. Pria itu adalah Edwin, putra tunggal dari salah satu mitra kerja utama Dirgantara Group yang baru saja menyelesaikan studinya di luar negeri.
maaf ya teman2 ada kesalahan update untuk bab terakhir bab 288 itu harusnya bukan di-update sekarang tapi untuk beberapa hari lagi. aku sedang mengajukan editing tapi masih proses dan semoga ga ada kendala untuk editing nga ya.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU."
Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Tanya Adrian khawatir.
"Tidak...maafkan saya."
"Ada yang salah dengan pertanyaan saya, Yas?"
"Tidak..." Jawab Yasmin cepat
"Saya dengan Dava...hubungan kami seperti yang kamu ketahui, Adrian. Aku adalah sekretarisnya Dava. Memangnya kenapa?"
"Benarkah? tapi...saya lihat kok Adrian seperti sangat memegang kendali terhadap kamu." Ujarnya penuh selidik,
"Maksud kamu apa?"
ungkap Reza sembari mengantarkan Humairah memasuki lift yang terhubung dengan ruang kerja Abian.
"Terimakasih, tetapi saya tidak pernah berharap mendapatkan penghormatan seperti ini. Saya hanya karyawan biasa. Saya akan menyelesaikan pekerjaan yang tidak masuk akal ini di hadapan tuan kalian," ucap Humairah dengan berjalan cepat menuju ruang kerja Abian.
"Masuk!" titah Abian sembari tersenyum devil saat melihat dari CCTV ruangannya jika Humairah sudah berada di depan pintu ruang kerjanya.
Dia hanya menatap jauh ke depan dan berbisik, "Aku menunggu Ellea. Dia akan datang untuk menyelamatkanku."
Tapi, aku tidak pernah datang.
Buletin melaporkan: [Markas persembunyian Edwin telah digerebek. Organisasinya telah dibubarkan. Para pengikutnya yang setia telah dipenjara. Pria itu pergi begitu saja.]
Dia mewariskan seluruh uang haramnya untukku.
Aku pun menyumbangkan seluruh uangnya untuk amal, rumah sakit anak-anak, tempat perlindungan wanita dan klinik rehabilitasi. Aku pastikan tidak ada satupun diatasnamakan dengan namanya.
Saat kemarin datang orang tua Edwin memang sedang tidak ada di rumah dan baru subuh ini pulang dari luar kota.
Selesai membersihkan diri dan shalat, Edwin membawa Zea yang sudah bangun keluar dari kamar, Zea sama sekali tidak menangis saat bangun seperti mengerti kondisi ayahnya sekarang. Meskipun Edwin seorang mualaf tapi Edwin mencoba menjadi muslim yang taat dengan tidak meninggalkan ibadah meski terkadang lupa.
“Kamu menginap di sini hanya berdua saja?” Bu Sanjaya menatap bergantian Zea dan juga Edwin.
Percakapan yang terjadi hanyalah omong kosong.
“Kerjaanmu sudah dihandle Pak Zul,” seru Edi bernada dingin.
Haikal pun duduk kembali dengan perasaan gelisah.
“Sebentar lagi Haikal akan menjadi CEO PT Mahardika Mine Corp. Untuk wakilnya Daddy ingin menawarkannya padamu Haidar,” ucap Edi membuat Haidar dan Haikal terkesiap.
“Ap-pa?” timpal Haidar tak percaya dengan tawaran ayah sambungnya. Bagaimana mungkin? Semudah itukah Edi Mahardika menunjuk orang.