Pengawal Palsu Tuan Muda
gumam Eryx dengan senyum tipis di bibirnya.
"Dan kau adalah mantan tiran yang sangat buruk dalam melarikan diri, Eryx," balas Aeri, menatap langsung ke dalam manik mata hitam yang kini tak lagi menyimpan kegelapan atau kecurigaan.
Di tengah deru hujan yang membasahi pelabuhan tua itu, Eryx menundukkan kepalanya, menyatukan kening mereka. Tidak ada lagi ancaman kementerian, tidak ada lagi permainan catur darah Leander, dan tidak ada lagi topeng dendam. Di bawah langit yang kelabu, dua jiwa yang hancur oleh perang masa lalu itu akhirnya menemukan kedamaian dalam kehangatan napas satu sama lain—siap melangkah menuju masa depan yang sepenuhnya milik mereka.
الفصول الرائجة