Miss Montok
kilahku.
“Sudah seharusnya. Tidak bagus kalau terlalu gemuk," ujar Tante Denia dengan nada yang tidak enak didengar.
“I-iya, Tante," ujarku lirih. Aku langsung menunduk sambil menyendok makanan lagi. Berusaha menelan makanan itu walau dalam hati ingin menangis.
“Ma, Mama jangan gitu. Ester segini tidak terlalu gemuk," sahut Om Susilo membela aku. “Mama ingat kan, siapa itu namanya, Edward?"
Hot Chapters