Luka di Ujung Senja
Ia ragu, bukan karena takut bicara, tapi karena khawatir berlebihan.
Ia akhirnya setuju dengan satu syarat: ia akan bicara jujur, tanpa kisah heroik.
Di depan anak-anak itu, Anggi berkata, “Orang dewasa juga sering bingung. Tapi kami belajar jalan pelan-pelan.”
Seorang anak bertanya, “Kalau takut gimana?”
Anggi menjawab, “Pegang tangan orang yang kamu percaya. Atau pegang napasmu sendiri.”