Tujuh Tahun Yang Suram
Sebelum menjawab, Sakha ambil tangan kanan Mirna, menggengam lalu mengecup, Buat Mirna bahagia.
“Kamu, bahagia nikah sama mas?” Sakha bertaynay sambil menatap wajah ayu Mirna. Kalau dilihat-lihat wajah Mirna manis dan nampuk ayu, cantiknya tak membosankan, kulitnya kuning langsat. Namun mungkin di desa ia bekerja keras di sawa, makanya kulit halusnya nampak sedikit kusam, tapi setelah beberapa bulan tinggal d rumah bu Marwiah ini, perlahan kulitnya jadi kembali bersih, bahkan dirawat dengan pemnbersih wajah juga, meskipun pakai yang sangat murah, namun sebab hanya menunggui kios peninggalan bu Marwiah dan memabntu ibunya disini mengurus rumah tangga jadi sekarang kulitnya jadi jarang terpap
Hot Chapters