Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Ada tangan yang menggenggam, ada hati yang berjuang bersama. Aku menatap langit senja. Warna oranye keemasan menyelimuti rumah kami yang sederhana. “Besok… semoga lebih baik. Semoga kita kuat. Semoga Dion tetap ada di sini, nyata, bareng aku,” bisikku lirih. Dion berdiri di sampingku, menatap senja yang sama. “Aku nggak akan ninggalin kamu, Din. Kita hadapi semuanya bareng.”
868 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as fajar dan senja
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Susan berdeham dan perlahan mendekati Federik, "Apa kamu keberatan?" "Ini yang kuharapkan! Dengan langkahmu yang lambat, hari sudah malam setelah berfoto!" Federik mengangkat alisnya, memeluk pinggang Susan dan menariknya ke dalam pelukannya. Susan terhuyung dan jatuh ke dalam pelukannya, "Federik!" "Jangan marah, dewiku, lihat kamera." Federik memeluk Susan dengan senyum di wajahnya.
17.2K viewsCompletedAdded to Library 534 Times as fajar dan senja
Read
+Library
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Aku meletakkan satu bidak. Tonny terkekeh pelan. "Hidup ini emang permainan yang ujungnya mati." "Mau seberapa keras pun berjuang, akhirnya tetap kalah." Aku tidak membantah. Menjelang subuh, babak terakhir selesai. Aku baru saja mau merapikan bidak catur untuk kembali ke kamar. Tangan Tonny tiba-tiba menahan papan catur. Dia mendongak, matanya yang dalam menatap lurus ke arahku.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as fajar dan senja
Read
+Library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Winda terdiam sesaat, tetapi tetap menolak. "Kalau dia mau berdiri di luar, biarkan saja. Kita sudah dewasa, harus bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri." Farel mengetuk pintu dan masuk sambil membawa secangkir susu hangat. Suaranya tetap lembut seperti biasa. "Sayang, kamu pasti lelah. Minum susu ini dan tidurlah lebih awal."
27.2K viewsCompletedAdded to Library 680 Times as fajar dan senja
Read
+Library
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

“Bukan paling mudah.” Rafa diam lama. “Dito belum sampai situ ya.” “Belum. Dia masih di tengah badai.” “Aku mau tetap temenan sama dia.” “Bagus. Tapi ingat, kamu teman, bukan penopang seluruh hidupnya.” Rafa mengangguk. Beberapa hari kemudian, Rendra pulang lebih awal dari biasanya. “Ada keajaiban apa?” tanya Anggi. “Aku kabur,” katanya sambil tersenyum lelah.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as fajar dan senja
Read
+Library
Accidentally In Love (INDONESIA)

Accidentally In Love (INDONESIA)

Mereka menuju tempat parkir, tapi Karina berjalan dengan sangat lambat, bahkan berkali-kali ia menoleh ke belakang, melihat apakah senja sudah benar-benar pergi. Karina mengibaratkan Justin seperti senja dan fajar, ia begitu indah tapi keindahannya tidak bisa dimiliki, karena ia harus pergi. Ketika senja pergi, keesokan harinya fajar akan tiba untuk menggantikan senja. Sepertinya siklus pertemuan manusia, jika siap bertemu maka harus siap berpisah. Sejatinya semua yang diciptakan di dunia memiliki Antonim, datang dan pergi, terbit dan tenggelam, dan semuanya sama.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as fajar dan senja
Read
+Library
Kabut Sirna, Fajar Menyingsing

Kabut Sirna, Fajar Menyingsing

Kali ini, dia benar-benar pergi. Saat pesawat mendarat di Malanga, fajar baru saja menyingsing. Pantulan sosoknya yang tampak sedikit lelah terpantul di dinding kaca besar bandara. Dia mendorong koper ke arah pintu keluar. Belum sempat melewati area kedatangan, dari kejauhan dia melihat dua sosok yang sangat dikenalnya. Sang ibu memeluk seikat besar bunga lili putih dan mawar jepang berwarna ungu pucat. Sedangkan ayahnya menjulurkan leher, menatap cemas ke arah arus penumpang.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as fajar dan senja
Read
+Library
Di Antara Dua Sujud

Di Antara Dua Sujud

Salah satunya, proyek pembangunan pesantren di panti Al-Jannah. Malam hari, kami menunaikan ibadah bersama. Ku kecup keningnya dengan lembut. Samudra cinta yang terbenam di depanku begitu menakjubkan. Aku dan mas Faizal bersama-sama menikmati hari ini dengan sangat indah. Dia membisikan kata-kata cinta di setiap penyatuan kami. “Aku mencintaimu, ya sayangku.” “Aku mencintaimu, ya Humairahku.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as fajar dan senja
Read
+Library
My Handsome Partner

My Handsome Partner

kata Senja "Baiklah," kata Fajar yang kemudian menarik tangan Senja dan membuatnya dalam pelukan. Senja merasakan Fajar kali ini tulus. Meski kini yang dirindukannya bukanlah Fajar, tapi kedua orang tuanya. Senja tak sengaja menitikan air mata, ia tak menyangka sudah bisa melalui perjalanan sejauh ini. Ia bersyukur bisa bertemu dengan Fajar sebagai bagian dari masa lalunya, bagian dunia lain yang jauh berbeda dengan yang ia jalani saat ini.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as fajar dan senja
Read
+Library
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

Sesuatu yang bertolak belakang, tetapi serupa. Senja dan fajar. Matahari terbenam dan matahari terbit. Barangkali Kakak membuat mural itu bukan sebagai senja, tetapi sebagai fajar. Pun bukan sebagai akhir yang pilu, tetapi sebagai awal yang baru. Angkasa kemerahan adalah tanda untuk harapan bahwa hari ini akan tiba. Sandover baru saja mengalami titik balik terbesarnya. Malam penuh kehampaan ini adalah malam terakhir dengan kegelapan pekat sebelum menyongsong fajar.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as fajar dan senja
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status