Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Ia tak bisa berkata apa-apa. Mike dan Tania berdiri dan berjalan menghampiri mereka. Semua orang yang ada di ruangan cafe sontak memberikan tepuk tangan yang meriah. Mike dan Tania memberikan salam pada mereka berdua dan mereka berpelukan. "Aku ikut bahagia melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah Kevin," gumam Mike dalam hatinya.
103.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 84 fois en tant que film salo
Read
+Librairie
Salah Mencintai

Salah Mencintai

Haris menatap Laras dengan mata kosong dan berbisik, "Pasti Wendy sangat kesakitan saat meninggal. Tim penyelamat sudah merekonstruksi kejadian di gua. Ada tujuh atau delapan serigala yang mencabik-cabiknya sampai hancur." "Kalau saja waktu itu aku nggak pergi menyelamatkanmu dan mengangkat telepon dari dia, mungkin dia nggak akan menderita seperti ini." Laras memicingkan matanya, menatap Haris. "Maksudmu apa? Kamu nggak bisa melupakan Wendy? Kamu menyesal sudah menyelamatkan aku?" Haris menggeleng. "Aku nggak menyesal menyelamatkanmu. Aku cuma benci diriku sendiri. Kenapa aku nggak angkat telepon dari Wendy? Aku yang membuatnya mati ...."
7.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 214 fois en tant que film salo
Read
+Librairie
Hasrat Salah Kamar

Hasrat Salah Kamar

“Kamu sendiri mau kemana jam segini sudah rapi?” “Mau ke kantor,” sahut Alex singkat. Ia melangkah menuju meja makan. Sejak bangun tidur tadi perutnya keroncongan minta diisi. Begitu ia melihat seporsi salad, kedua matanya memancarkan sorot berbinar. Plak! Mila memukul punggung tangan anaknya yang hendak mengambil potongan sayur di mangkuk besar.
101.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 35 fois en tant que film salo
Read
+Librairie
Psycho

Psycho

Tidak ada kepentingan untuk mendengar suara pria itu, jadi tidak perlu menyingkirkan lakbannya. Dari arah pintu, terlihat seorang pria tengah berjalan mendekati Louis. Suara langkah kakinya layaknya suara panggilan dari neraka untuk Louis, sedangkan pisau di tangannya sebagai alat untuk mengirimnya ke neraka, dan rokok yang dihisap pria itu membuatnya terlihat semakin menyeramkan. “Salam kenal, Louis, peniruku,” ucap pria itu setelah berjongkok di hadapan Louis.
1010.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 217 fois en tant que film salo
Read
+Librairie
Salah Mencintai

Salah Mencintai

Semuanya berteriak kegirangan karena bisa pulang lebih awal. “Hore,,” ucap Kamal dengan kegirangan. “Girang bener sih lo?” sahut Kevin. “Girang dong, kan jadinya gue bisa kencan sama Salma,” jawab Kamal kemudian pergi meninggalkan kelas. Sedangkan Kevin hanya bisa senyum melihat tingkah temannya itu. Disisi lain Rifda melihat geng Cucupa sibuk merencanakan mau pergi kemana untuk hangout hari ini.
2.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 55 fois en tant que film salo
Read
+Librairie
Fargo & Carol

Fargo & Carol

Namun saat Carol hendak menuju taman belakang; langkah kaki Carol terhenti melihat Fargo baru saja datang. Beberapa detik, Carol bergeming di tempatnya dengan tatapan tak lepas menatap Fargo. Tampak jelas wajah Fargo memancarkan rasa penyesalan mendalam. Fargo mendekat pada Carol, menatap Carol penuh permohonan. “Maaf.” Fargo membelai pipi Carol. Rasa penyesalan begitu menelusup ke dalam dirinya. “Demi Tuhan, maafkan aku, Sayang. Aku tidak pernah bermaksud untuk melukaimu.”
1010.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 391 fois en tant que film salo
Read
+Librairie
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

Ekspresi itu … sama sekali tidak terlihat seperti perlawanan, malah seperti setengah menerima …. Siapa pun yang melihat foto itu pasti akan berpikiran kotor. Aku menatap layar dengan jantung berdebar kencang. Pikiranku kacau, hingga akhirnya dengan tangan gemetar aku mengetik, [Apa yang sebenarnya kamu inginkan?] Balasannya datang sangat cepat, seolah dia sudah menungguku. [Keluar. Ayo kita bertemu.]
2.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 78 fois en tant que film salo
Read
+Librairie
Jebakan Salon

Jebakan Salon

“Bagaimana bisa kau berkata seperti itu, Kak? Bukankah kau datang ke sini memang untuk hal seperti itu? Atau jangan-jangan kau tidak tahu, tempat ini memang tempat untuk bersenang-senang?” Mendengar ucapan Ken, mataku membelalak karena terkejut. Ternyata tempat yang kukira salon kecantikan ini bukanlah salon biasa, melainkan tempat hiburan seperti itu. Tidak heran begitu masuk, semua pria di sana tampan dan bertubuh tinggi. Aku kembali teringat ekspresi tak sabar Cindy saat masuk ke tempat ini. Sepertinya dia memang sudah tahu sejak awal kalau ini adalah tempat seperti itu.
5.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 137 fois en tant que film salo
Read
+Librairie
Mari Selingkuh

Mari Selingkuh

Seorang pria agak pendek berambut cepak diikuti tiga wanita menghampiri Hail dan Ranesha. “Salud!” seru pria tadi dengan riang. Mengangkat gelas, mengajak agar Hail dan Ranesha ikut bersulang. *Salud adalah ungkapan cheers dalam bahasa Spanyol. Hail mengenal pria ini. Dia adalah Ricardo, seorang sutradara mata keranjang. Lihatlah para artis tak terkenal yang menempel di sana. Menjijikan. Kenapa ada orang brengsek yang bisa sukses?
9.924.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 520 fois en tant que film salo
Read
+Librairie
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status