Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Pucuk dicinta ulangpun tiba Gita segera menyusul ke arah tempat gue. Dengan gaya khas dia yang pendiam, nundukin kepala sambil tersenyum dengan 5 jari. "Lu serius dari tadi enggak nemu tuh buku? Perasaan materi itu mudah kok, di setiap pengantar filsafat pasti ada selipan tentang filsafat."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
OTW Menjanda

OTW Menjanda

“Aku baru tahu ada cara minum kopi model begini.” Diliriknya Satria. Ia kaget, ternyata pria itu tengah menatap lurus padanya. Serta merta, Renata mengalihkan pandangan. Untuk sejenak, ia kehilangan kata -kata. “Kata orang, gelas terbalik ini ada filosofinya.” Satria memecah kesunyian di antara mereka. Rupanya ia tahu telah membuat Renata tidak nyaman.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 471 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Tapi itu tidak perlu ketika aku melihat ke salah satu jejeran buku yang ada di rak. “Bagaimana dengan yang satu itu?” kataku sambil menunjuk salah satu buku. “Itu adalah buku tentang dasar pemikiran dari filsafat. Aku pernah membacanya sekali dan filsafat sangat membantuku.” “Begitukah? Kalau begitu aku beli yang satu ini.” Katanya sambil tersenyum dan mengambil buku yang aku rekomendasikan. Aku juga telah menemukan buku yang aku cari. Segera setelah menemukan, aku lalu pergi ke kasir dan melakukan pembayaran.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

Dia seperti magnet yang selalu menarikku untuk memikirkannya. Kuminum kopi yang mulai dingin karena aku terlalu fokus pada pekerjaan.Kopi dengan campuran susu dan gula di dalamnya sedikit membuat nyaman pikiranku. Merogoh ponsel yang ada di dalam tas kerja. Tak sengaja tangan ini mengambil buku yang ku beli beberapa hari lalu. Buku panduan shalat.
10130.0K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

“Pakde, ini bukan tentang kopi aja, kan?” tanya Lily dengan mata yang terlihat sendu. “Engga, bukan hanya kopi. Tapi filosopi tentang kopi ini, bisa dipergunakan untuk banyak hal.” Danu sedang dalam mode yang serius. Tampan, berwibawa dan menggetarkan isi dada. Lily tersenyum. Ia seperti tak kuat menahan pesona bapak kostnya yang luar biasa. Seperti, saat itu juga ingin ia dekap Danu setelah itu melepaskan handuk yang melilit di tubuhnya.
1023.9K viewsOngoingAdded to Library 644 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

celetuk Rian tanpa menoleh, gayanya sok filsuf. “Mau kopi nggak? Biar pahitnya hidup lo kalah sama pahitnya biji kopi pilihan ini. Gue seduh pake air mata kegelisahan.” “Lebay deh Lo.. Nggak usah, makasih. Hari gue udah cukup pahit gara-gara denger berita berita nggak jelas,” gumam Cinta, matanya menerawang ke langit yang mulai berubah warna jadi jingga kemerahan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Rasaku Ditelanjangi

Rasaku Ditelanjangi

"Aku tuh ya, baru nyadar... ternyata kamu tuh efeknya kayak kopi pagi. Kalau enggak ketemu kamu, aku ngantuk seharian." Aku terkekeh kecil. "Kopi bisa dibeli di minimarket. Aku enggak." "Itu dia. Makanya aku pengen simpen kamu di kamar ini aja," balasnya, setengah bercanda tapi dengan sorot mata yang sungguh-sungguh. Aku menggeleng pelan. "Nanti kamu bosan." "Enggak mungkin. Kamu tuh kayak buku bagus. Dibaca sekali enggak cukup."
5.51.6K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

Pak Abi menunjuk rak buku yang berada tepat di samping meja besarnya aku mengangguk patuh, lalu berjalan mendekati rak tersebut. Pak Abi, duduk di bangku kebesarannya, tangannya terulur mengambil gelas kopi lalu mendekatkan ke hidungnya. Pak Abi memejamkan mata, seolah menikmati aroma kopi buatanku. Dada ini berdebar saat perlahan, Pak Abi menyeruput kopi itu. Aku takut, kopi itu tidak sesuai dengan keinginannya.
10145.6K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Persimpangan Pilihan

Persimpangan Pilihan

Robby seakan sedang menjadi barista kopi yang paham betul dengan filosofinya. Bella terkekeh dengan menutup mulutnya. Cara tertawanya itu kembali menyihir Robby. Entah kenapa pertemuan mereka ini malah membuat Robby sendiri menyalah artikannya. Pertemuan ini bertujuan untuk meminta Bella membuat sebuah kue ulang tahun dengan berkedok agar Bella bisa bangkit dari masa lalunya. Terlihat berlebihan tidak? Entahlah. "Jadi, kamu paham banget sama filosofi per-kopi-an ini?" Bella sudah bisa memberhentikan tertawanya dan menyambung obrolan dengan Robby.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Suamiku, Adik Iparku

Suamiku, Adik Iparku

“Pasti kamu menyebutnya kopi manis. Bahkan jika dicampur dengan teh dan minuman lainnya, meski gula berperan penting dalam rasa manisnya. Tetap saja, orang-orang nggak pernah menyebut namanya.” “Apa kau sedang berfilosofi sekarang?” “Hehehe, tentu saja itu bukan filosofi milikku. Aku pernah membaca kutipan tersebut di sebuah buku.” “Apa kau seorang pembaca buku?” “Tentu saja. Apa kau tahu siapa pengarang buku favoritku?” Aku tak berani menjawab. “R. Penulis itu membuatku penasaran akan sosoknya. Dia juga membuat buku lain selain novel romantis.”
3.2K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status