Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hug Me!

Hug Me!

"Iya, menulis sejak SMP tapi baru berani cetak buku tiga tahun lalu." Bagi pecinta kopi, kopi bukan hanya minuman tapi teman untu berbagai kegiatan, kandungan kafein membuat orang bisa fokus tiga kali lipat, kopi juga menjadi jembatan obrolan manusia nyaman, termasuk Intan dan Bara. Sama-sama pecinta kafein. Berawal dari kopi, tema pembicaran terus berkembang hingga membuat penasaran Bara pada sosok Intan semakin bertambah.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 446 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
OTW Menjanda

OTW Menjanda

“Aku baru tahu ada cara minum kopi model begini.” Diliriknya Satria. Ia kaget, ternyata pria itu tengah menatap lurus padanya. Serta merta, Renata mengalihkan pandangan. Untuk sejenak, ia kehilangan kata -kata. “Kata orang, gelas terbalik ini ada filosofinya.” Satria memecah kesunyian di antara mereka. Rupanya ia tahu telah membuat Renata tidak nyaman.
1013.8K viewsOngoingAdded to Library 469 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Tapi itu tidak perlu ketika aku melihat ke salah satu jejeran buku yang ada di rak. “Bagaimana dengan yang satu itu?” kataku sambil menunjuk salah satu buku. “Itu adalah buku tentang dasar pemikiran dari filsafat. Aku pernah membacanya sekali dan filsafat sangat membantuku.” “Begitukah? Kalau begitu aku beli yang satu ini.” Katanya sambil tersenyum dan mengambil buku yang aku rekomendasikan. Aku juga telah menemukan buku yang aku cari. Segera setelah menemukan, aku lalu pergi ke kasir dan melakukan pembayaran.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

Dia seperti magnet yang selalu menarikku untuk memikirkannya. Kuminum kopi yang mulai dingin karena aku terlalu fokus pada pekerjaan.Kopi dengan campuran susu dan gula di dalamnya sedikit membuat nyaman pikiranku. Merogoh ponsel yang ada di dalam tas kerja. Tak sengaja tangan ini mengambil buku yang ku beli beberapa hari lalu. Buku panduan shalat.
10129.6K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

“Pakde, ini bukan tentang kopi aja, kan?” tanya Lily dengan mata yang terlihat sendu. “Engga, bukan hanya kopi. Tapi filosopi tentang kopi ini, bisa dipergunakan untuk banyak hal.” Danu sedang dalam mode yang serius. Tampan, berwibawa dan menggetarkan isi dada. Lily tersenyum. Ia seperti tak kuat menahan pesona bapak kostnya yang luar biasa. Seperti, saat itu juga ingin ia dekap Danu setelah itu melepaskan handuk yang melilit di tubuhnya.
1019.2K viewsOngoingAdded to Library 517 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

celetuk Rian tanpa menoleh, gayanya sok filsuf. “Mau kopi nggak? Biar pahitnya hidup lo kalah sama pahitnya biji kopi pilihan ini. Gue seduh pake air mata kegelisahan.” “Lebay deh Lo.. Nggak usah, makasih. Hari gue udah cukup pahit gara-gara denger berita berita nggak jelas,” gumam Cinta, matanya menerawang ke langit yang mulai berubah warna jadi jingga kemerahan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Rasaku Ditelanjangi

Rasaku Ditelanjangi

"Aku tuh ya, baru nyadar... ternyata kamu tuh efeknya kayak kopi pagi. Kalau enggak ketemu kamu, aku ngantuk seharian." Aku terkekeh kecil. "Kopi bisa dibeli di minimarket. Aku enggak." "Itu dia. Makanya aku pengen simpen kamu di kamar ini aja," balasnya, setengah bercanda tapi dengan sorot mata yang sungguh-sungguh. Aku menggeleng pelan. "Nanti kamu bosan." "Enggak mungkin. Kamu tuh kayak buku bagus. Dibaca sekali enggak cukup."
5.51.6K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

Pak Abi menunjuk rak buku yang berada tepat di samping meja besarnya aku mengangguk patuh, lalu berjalan mendekati rak tersebut. Pak Abi, duduk di bangku kebesarannya, tangannya terulur mengambil gelas kopi lalu mendekatkan ke hidungnya. Pak Abi memejamkan mata, seolah menikmati aroma kopi buatanku. Dada ini berdebar saat perlahan, Pak Abi menyeruput kopi itu. Aku takut, kopi itu tidak sesuai dengan keinginannya.
10145.5K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Bukan Jodoh Pilihan

Bukan Jodoh Pilihan

“Aku gak bisa kasih nasehat apapun cuma satu yang mau aku kasih tahu ke kamu.” “Apa?” “Minumlah kopi.” Aku mengernyit, tak paham maksud dari perkataan Wahyu. “Aku udah sering minum kopi, Yu. Apa yang spesial dari kopi selain pahitnya.” “Banyak, salah satunya efek setelah menikmati kopi yang pahit.” Aku semakin bingung dengan maksud Wahyu. “Aku belum paham, Yu?”
1034.1K viewsCompletedAdded to Library 783 Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Karena aku menggunakan headset, sontak aku melepaskan dan bertanya. "Mas bicara sama saya?" tanya ku. "Hem? oh nggak, saya baca filosofi kopi yang ada dibelakang kamu," jawab nya. Sontak aku melihat ke arah yang ia tunjukan. "Oh," Aku menggunakan headset kembali. Tapi tiba-tiba, dia bilang: "Mbak, Sementara menunggu kopi tersaji, rindu ku resah sendiri, mengisi embun pagi, berharap menemukan jejak dirimu di sela berbatu.”
1070.9K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as filosofi kopi buku
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status