Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kecilku

Istri Kecilku

"Mas! Gila ya! Heidegger dari mana! Itu buku yang Mas pegang judulnya 'Kumpulan Resep Masakan Nusantara'!" ​Aksara melirik buku di tangannya. Benar saja, ia salah ambil rak. Ia memegang buku bergambar rendang padahal tadi ngomongin eksistensialisme. Aksara langsung menutup buku itu dengan wajah lempeng tanpa dosa. ​"Yah... filsafat memasak juga penting, Diana. Itu namanya seni bertahan hidup," jawab Aksara santai, meski telinganya mulai sedikit memerah karena malu.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Dan pagi itu, di ruangan kecil penuh kertas dan laptop tua, dua orang duduk berhadapan—tanpa urusan pekerjaan, tanpa tenggat, hanya secangkir kopi, tiga empat potong batagor, dan percakapan ringan yang mengalir seperti Bandung yang sedang tidak tergesa-gesa. Sari menyodorkan cangkir kopi ke arah Bumi. Uapnya naik perlahan, aromanya menenangkan. “Coba tebak, kopi ini rasa apa?” tanya Sari, matanya menyipit menggoda. Bumi mencium aromanya dulu sebelum menyesap sedikit. Ia mengangguk pelan. “Hmm… robusta. Dan kamu tambahkan sedikit kayu manis.”
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 390 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Suami Dinginku

Mengejar Cinta Suami Dinginku

Tentunya tidak lupa dengan rujukan refensi yang ia dapatkan dari buku yang menjadi sumber utama. Qiana membutuhkan kopi. Ya, dia sudah terlalu candu disana. Sehingga untuk saat ini dia membutuhkan kopi untuk memperlancarkan pikirannya. Sehingga Qiana mengendap-endap ke dapur untuk membuat segelas kopi saja. “Ahh…! Akhirnya!” ucap Qiana setelah meneguk kopi yang sudah selesai tersaji. Hanya saja reaksi kali ini berbeda pada tubuhnya.
1068.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai filosofi kopi buku
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
KKK
jln cerita buku ni bagus sebenarnya. sesuai dgn tajuk "mengejar cinta suami dinginku" cuma pembaca2 perlukan byk bersabar bila baca betapa teruknya layanan Zayn pd qiana sbb sakit yg qiana rasakn pembaca pun blh rasa. aku tak sbr nk baca part seterusnya iaitu qiana menyerah utk mendptkan cinta Zayn
Baca Semua Ulasan
Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

"Dan kopi ini! Kalian harus coba kopi kulit mereka. Ada rasa rempah, ada aroma teh, ada sedikit... hmm, aroma keberanian. It tells a story, guys! Kalian bukan cuma pesan katering. Kalian dapat sebuah 'pengalaman'. Mereka nyebutnya 'Dining Experience with a Story'." Kamera bergeser, menyorot detail dekorasi mini yang ada di dalam kotak makan itu. Hiasan mawar hitam yang identik dengan gaya Alessia, serta tulisan kecil yang menjelaskan filosofi "perjalanan kuliner" hidangan itu.
10801 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Terpikat Janda Seksi

Terpikat Janda Seksi

“Kopi itu rasa, Ver. Kopi memang tumbuh di bumi sama seperti gula. Tapi yang membuat kopi nikmat bukan cuma takaran. Bukan hanya rasa yang tercipta di atas lidah. Kopi nikmat adalah yang membuat semua indramu bekerja.” “Kopi yang nikmat bukan kopi yang membuat penikmatnya tersenyum. Ada kalanya mereka menangis, tertawa menertawakan dirinya sendiri yang masih belajar memahami panjangnya perjalanan hidup. Kopi yang nikmat akan membuatmu ingat pada satu titik. Titik di mana kita merasa cukup bagi semesta.” Wilda tersenyum lebar, mengakhiri kalimatnya. “Ah, sok filosofis lu,” jawab Vero sambil melempar serbet yang menggantung di bahunya. Serbet yang kini jadi menggantung di wajah tertekuk laki-l
9.9107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Ario menatap papan menu, yang tiba-tiba menyesuaikan tampilannya jadi hologram digital. “Satu Kopi Rasa Kenyataan yang Terlupakan. Panas.” --- Dimas mulai menyeduh. Ia mencampur biji kopi langka dari era kolonial, setetes susu dari sapi ilusi yang pernah bermimpi menjadi awan, dan bubuk gula dari momen saat seseorang menyadari dia dicintai. Saat disajikan, aroma kopinya menimbulkan getaran aneh. Randi langsung hidungnya mimisan.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

Adrian meletakkan kopi itu di atas meja, lalu duduk di sisi Airin. Airin mengambil cangkir berisi kopi tanpa gula buatan Adrian lalu menghirupnya sesaat kemudian menyesapnya pelan. Adrian tersenyum melihat ritual yang dilakukan Airin ketika menikmati kopi. “Why?” tanya Airin. Adrian menggeleng. Airin tersenyum. “Bahkan, Tuhan saja cemburu. Apalagi manusia, Yan…” Adrian kembali menarik napas dalam. “Aku mulai ragu dengan perasaanku, Kak,” desahnya. “Dan, tampaknya hal itulah yang menjadikan semuanya kacau.”
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Jika kalian sudah sampai ke bagian ini, artinya aku sedang menyeduh sebuah filosofi kopi. Nama-nama dalam anggota enam kelana yang sekiranya perlu aku jelaskan, adalah sosok Picolo. Peran pentingnya membuat aku bisa menjemput Melbourne, meninggalkan Kampus Fiksi dengan manis, dan bertemu Mus lagi untuk memperlihatkan cerita Kampus Fiksi bagian pertama.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Langkah selanjutnya hanya tinggal menyusunnya menjadi sebuah karya tulis. Amaz dan Binar menyusuri pantai itu. "Kamu tahu, kenapa kopi itu erat kaitannya dengan filosofi." Tutur Amaz. "Kenapa?" Tanya Binar. "Itu karena banyak hal yang harus kita pelajari dari kopi. Kopi itu banyak pencintanya. Selain rasanya yang unik ia juga memberi banyak efek," ujar Amaz terhenti. "Iya juga. Kita susah tidur kalau minum kopi. Hal itu mengajarkan kita untuk selalu memanfaatkan waktu sebaik mungkin."
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Aku Memilih Mencintaimu

Aku Memilih Mencintaimu

Baginya yang biasa berpikir logis, sangat sulit untuk mencerna isi buku yang penuh filososfi. Radinya sesekali menyeruput kopi dan memakan pocky stroberi. Dia tidak tahu kenapa dia ingin makan pahit dan manis di waktu bersamaan. Waktu terus berjalan dan tanpa sadar, matahari sudah meninggalkan tempatnya. ''permisi mas, kafenya mau tutup.'' ujar pelayan. ''baik, terima kasih'', ujar Radinya sambil membereskan bukunya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai filosofi kopi buku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status