Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perfect Melody

Perfect Melody

Laki-laki itu tetap melanjutkan menekan tuts piano. Instrumen piano dari lagu milik Christina Perri berjudul A Thousand Years menerbitkan seulas senyum cantik Stevia. Tidak disangka-sangka bahwa Raden pintar bermain piano. “Aduh, refleks jatuh cinta.” Seusai permainan selesai. Stevia menghampiri Raden yang tampak terkejut atas kehadirannya. “Lo jago main piano?” tanya Stevia.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
Humming of Death

Humming of Death

Air shower mengucur deras, menghantam lantai kamar mandi dengan suara berulang, namun warnanya tak lagi jernih, melainkan merah pekat. Darah bercampur air mengalir di kaki Piero, hilang di lubang pembuangan. Ia berdiri mematung, mata terpejam di bawah guyuran air panas, membiarkan sisa pembantaian itu luruh dari kulitnya. Tidak ada rasa bersalah. Tiga nyawa sudah ia ambil, dua di antaranya dalam waktu kurang dari seminggu.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
Never Cease

Never Cease

Dengarkan lagu, 'If It's You - Jung Seunghwan' (Lagu yang menggambarkan perasaan seorang Lee Know. Chapter ini beberapa jam sebelum kencan Mark dan Dahyun di chapter sebelumnya.) *** They say you'll be happy when you fall in love Who said that? Because I only know a love That looks at you from behind -o-
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Suara Vino rendah namun terdengar sangat sedih. "Tidak, itu terlalu mudah untukmu, mulai sekarang aku akan membuatmu lebih menderita hingga kau merasa lebih baik mati dari pada hidup." Vino tidak menjawab, ia terlihat pasrah menerima semua penderitaan yang telah menantinya.
418 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

"Semua kata yang merendahkan dan menghinaku itu juga karena kerasukan setan, baru bisa keluar dari mulutmu." Aku mengucapkan kalimat sepanjang itu, ternyata tanpa terhenti sama sekali. "Ervando, kamu hanya merasa aku nggak bisa hidup tanpamu." "Karena itu kamu meremehkan, mengabaikan, dan memandang rendah." "Mengejek dan menekanku, sudah menjadi satu-satunya cara bagimu mencari rasa keberadaan dalam hidupmu yang gagal, 'kan?"
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
Semalam Untuk Selamanya

Semalam Untuk Selamanya

Jari-jarinya masih asyik memainkan nada. “Kendra! Kamu dengar nggak sih? Dari tadi aku chat kamu loh! Kamu kenapa diam aja sih? Kendra!" Suara perempuan itu terdengar Berisik. Marah dengan nada manja yang bercampur kesal. "Kendra! Kamu gak macem-macem kan? Jangan bilang ya kamu punya yang lain!" Petikan gitar berhenti seketika. Suara kursi bergeser terdengar.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
HARMONY

HARMONY

~There’s nowhere we need to be No, no, no I’ma get to know you better Kinda hope we’re here forever There’s nobody on these streets If you told me that the world’s endin’ Ain’t no other way that I can spend it Ooh, ooh, ooh, ooh, got all this time in my hands Might as well cancel our plans I could stay here forever So, lock the door and throw out the key, can’t fight this no more It’s just you and me, and there’s nothin’ I, nothin’ I, I can do I’m stuck with you, stuck with you, stuck with you~
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
Kill Me, Love Me

Kill Me, Love Me

Gerakan tangannya terhenti saat menemukan kertas, mengambil dan membukanya pelan dengan jantung berdetak kencang, seketika membeku membaca apa yang ada di kertas. HIDUP TIDAK BERGUNA SAMA SEKALI ANAK TIDAK TAHU TERIMA KASIH TIDAK PANTAS DILAHIRKAN PEMBAWA SIAL BUNUH DIRI BUNUH DIA HANCURKAN DIA SIKSA DIA
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
Crash Melody

Crash Melody

suara teriakan terdengar lebih keras dan lebih kompak. Zevan tertawa. “Oke,” katanya, “thank you. Dan nggak usah banyak cing-cong, kita mau bawain lagu Arti Kehadiranmu buat kalian semua.” Bersamaan dengan terdengarnya suara gitar, keyboard, dan drum yang beradu dengan suara Zevan, suara teriakan riuh terdengar dari depan panggung. Kadang mereka juga beberapa kali ikut menyanyikan lagu.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai forever killing me inside chord
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status