Menjadi Istri Kedua Mantan Kekasih
Fera tertawa kecil dan memilih memeluk erat tubuh Kanaya, kali ini lebih tulus tanpa keusilan dan hanya kehangatan yang berbicara.
"Sama-sama, Naya." Tanpa melepas pelukan, Fera meraih ponsel dari meja. "Ayo, foto dulu baru tiup lilinnya." Satu tangannya masih melingkar di bahu Kanaya, sementara tangan lainnya mengatur kamera, memiringkan layar, mencari sudut terbaik. Mereka mendekatkan wajah, tersenyum lebar, dan klik, momen itu pun terperangkap dalam bingkai digital.
"Nah, cocok di-upload ke I* story." Fera mengangguk puas melihat hasil foto mereka, lalu dengan cepat membagikannya.
Sikat na Kabanata