JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
Lelaki berambut keriting itu ditarik paksa oleh Mbak Mayang menjauh dari Bang Oar, kekecewaan masih nampak di wajahnya dan membuatku semakin merasa bersalah.
Bang Oar akhirnya kembali sibuk menyalami keluargaku, pihak Ibuku, kawan majelisku, juga kawan-kawan pendakinya. Para pemotret dari kota sudah mengambil puluhan gambar kami tentu dengan usaha dan kerja keras. Bagaimana tidak? Katanya mempelai wanita kaku sekali.
Bang Hasim sampai emosi dan mengomeliku sepanjang acara pemotretan, ingin menangis tapi takut bedakku luntur. Kata Oma riasanku ini mahal, seharga seekor lembu.