Bersinar setelah Diselingkuhi
Arthen berjalan mendekat dengan gaya angkuhnya yang biasa, namun di tangannya ada sesuatu yang tidak biasa: kantong plastik berisi beberapa cup es krim.
"Bicara terus bisa membuat mulutmu kering," ucap Arthen sambil menyodorkan satu cup es krim rasa vanila stroberi kepada Lucia. "Makanlah. Di suasana memanas karena berita-berita itu, sepertinya lebih baik mendinginkannya dengan es krim."
Lucia menatap es krim itu, lalu menatap Arthen dengan dahi berkerut. "Kau tahu sendiri kan saat ini sedang musim dingin, Arthen? Kenapa malah es krim?"