Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Penakluk

Sang Penakluk

Ketika berjalan menuju ke parkiran, mereka berpapasan dengan Gya! ‘Sial!’ umpat Renzo dengan hati mendongkol. Adiknya ikut menjadi kikuk dan canggung menghadapi situasi tersebut. “Eh, Ren! Kebetulan ketemu kamu di sini.” Gya bicara dengan gaya santai dan seperti tidak terjadi apa pun. “Selamat, kamu terpilih jadi asistenku. Mulai Senin depan, kamu bisa ambil materi dari aku, ok?”
1046.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as gambar assassin
Read
+Library
Pendekar Dari Lembah Hitam

Pendekar Dari Lembah Hitam

sahut Saga yang baru berpindah. "Aku hanya membunuh mereka yang berusaha memberontak, tenang saja itu tidak banyak," ucap Nim. "Aku bilang lepaskan mereka," sahut Saga. Melihat Ash berbicara serius Nim meminta kultivator lain melepaskan semua praktisi iblis yang mereka kurung. Tidak terima di kurung oleh para kultivator beberapa praktisi iblis bersiap menyerang. "Hentikan jika kalian semua masih ingin tetap hidup," ucap Ash mengeluarkan aura membunuhnya.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as gambar assassin
Read
+Library
Godaan Panas Sang Asisten CEO

Godaan Panas Sang Asisten CEO

“Shenina Karlsson.” Wajah Shenina mengeras sesaat. Nama itu terasa menjijikkan. Namun ia menelan reaksinya. “Ya,” ucapnya singkat. “Maksudku itu. Lalu, Madam ini siapa?” Madam Gia tersenyum ramah sambil menjabat tangan Shenina. “Giani Gordon. Aku memimpin panti asuhan yang didirikan oleh suami Anda, Tuan Leon.”
780 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as gambar assassin
Read
+Library
ANSEN Menantu Naga Merah

ANSEN Menantu Naga Merah

Sebil membatalkan serangannya dan kemudian mundur ke belakang. "Siapa kau? Mengapa kau menghalangiku; Apakah kau ingin mati yah?" Sebil berkara dengan sangat marah. Dia tidak menyangka akan datang seorang Pendekar Hebat. Dia kemudian menatap pemuda itu, Dia terlihat masih muda dan sangat tampan. Ansen lalu berkata dengan tenang, "Aku Ansen; Maaf aku turut campur, Tapi aku melarangmu membunuh mereka semua!"
102.0K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as gambar assassin
Read
+Library
Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer

Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer

Dia pun dilepaskan dari cekalan kuat tangan preman-preman itu. "Jangan teriak kalau masih sayang nyawa!" ancam pria yang bertubuh lebih jangkung. Gisella menunggu pria-pria itu pergi dari rumahnya. Namun, salah satu dari preman itu malah memukul tengkuknya hingga pingsan. Dia ditinggalkan tak sadarkan diri di kasur. Sementara mereka kabur keluar rumah. Keesokan paginya, Gisella siuman dengan badan pegal-pegal dan kepala pening. Dia langsung mencari handphone untuk menghubungi Joseph Levine.
1071.4K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as gambar assassin
Show Reviews (35)
Read
+Library
agneslovely2014
Hai Para Pembaca kisah Josh dan Candy, senang sekali bisa menyelesaikan karya ini di bab 150. Buku ini memenangkan lomba The Series-Skandal di Balik Meja Kampus (Rising Star) di Good Novel. Terima kasih banyak atas dukungan kalian baik gem, komentar, ulasan itu menjadi semangat bagiku terus berkarya
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yg menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Betewe seruuu kak ceritanyaa, aku ngakak ngakak baca si dosen mesum banget awowkwkk...🫰🏻🫰🏻 lopyu selaluu kak Agnes!
Read All Reviews
Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Refleks Fabio bekerja cepat, Khopeshnya bergerak menangkis kunai itu sebelum menghujam tubuhnya. "Akhirnya muncul," gumam Fabio sambil menatap ke arah serangan itu datang. Dari balik kegelapan, sang assassin melangkah maju. Tubuhnya diselimuti pakaian hitam yang hampir menyatu dengan malam, sementara topeng menutupi wajahnya. Pedang tipis berkilau di tangannya—sebuah katana yang tampak seperti perpanjangan tubuhnya sendiri. "Kau cepat," suara sang assassin terdengar dingin, nyaris tanpa emosi. "Tapi aku tidak akan membiarkanmu menghentikanku."
1.3K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as gambar assassin
Read
+Library
Ambisi Sang Penguasa

Ambisi Sang Penguasa

batin Reiner dengan mimik tegang. Keadaan berbalik, para pengedar itu kini berdiri sambil terkekeh-kekeh. “Tampaknya ‘bos besar’ kita hanyalah seorang bocah kecil penghisap lollipop.” Si pengedar beserta dua anteknya tertawa puas. Anggota geng Fallen Angels lainnya masih mematung menunggu perintah. “Reiner?” bisik Ivan. Reiner menatap revolver di tangan kanan. Senjata itu tak berpeluru, magasin hanya terisi angin. Ia sadar tidak bisa memberi pelajaran hanya dengan benda ini.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 187 Times as gambar assassin
Read
+Library
Grandmaster Pembunuh Iblis

Grandmaster Pembunuh Iblis

Lima kastanye melesat seperti cahaya dingin. Jeritan terdengar hampir bersamaan,Senjata mereka terlepas. Lengan mereka membengkak dalam sekejap. Rasa sakit membuat wajah mereka memucat. Aku bangkit perlahan, Dua orang mencoba melarikan diri. Dua kastanye lain menyusul dan menghantam pergelangan kaki mereka. Mereka terjatuh keras. Salah satunya bahkan tampak terkilir parah, Tiga yang tersisa langsung berlutut.
515 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as gambar assassin
Read
+Library
Rosélina fall in love

Rosélina fall in love

Tak berapa lama sebuah mobil berhenti di dekatnya, membuat Rose juga menghentikan langkah kakinya. Rose mengenal mobil tersebut kemudian mendekat, perlahan kaca mobil pun turun "Masuklah!" ucap seorang pria yang tak lain adalah paman Marco. Tanpa pikir panjang Rose pun masuk ke dalam mobil Mereka kemudian pergi ke markas. Markas tempat berkumpulnya para Assassin di bawah naungan Paman Marco, Arkansas. Organisasi yang terdiri dari sekitar 64 orang dengan 30% -nya adalah seorang wanita.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as gambar assassin
Read
+Library
Pembalasan Dua Halilintar

Pembalasan Dua Halilintar

Bagas berbelok dan masuk ke gang tersebut. Pembunuh akan menyerang, saat kondisi sepi. Mereka harus menghilangkan jejak, itulah makna dari Assassin. Membunuh dan menghilang, dan Bagas memiliki jalan itu semua. Dia adalah legenda yang hilang. Wooooosssshh! Sebuah gerakan, sangat cepat menyerang ke arah Bagas. Bagas memejamkan matanya, dia tahu arah serangan itu dengan senjata dagger. Lehernya menjadi target.
3.7K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as gambar assassin
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status