Sang Penakluk
Ketika berjalan menuju ke parkiran, mereka berpapasan dengan Gya!
‘Sial!’ umpat Renzo dengan hati mendongkol.
Adiknya ikut menjadi kikuk dan canggung menghadapi situasi tersebut.
“Eh, Ren! Kebetulan ketemu kamu di sini.” Gya bicara dengan gaya santai dan seperti tidak terjadi apa pun. “Selamat, kamu terpilih jadi asistenku. Mulai Senin depan, kamu bisa ambil materi dari aku, ok?”