Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Semoga tidak ada suara sedikit pun yang timbul. Saat pintu sudah sedikit terdorong ke dalam, Cellin mengintip seisi ruangan dan menemukan seseorang berbaju putih dengan mengenakan sarung dan peci, tengah bersimpuh di atas sajadah menghadap ke arah barat. Cellim tahu betul ritual itu, karena sering melihat sang mama melakukannya di waktu-waktu tertentu.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Kyuni Chan
Alhamdulillah, bisa double update lagi per hari. Yeay! Terjawab sudah pertanyaan di bab 15 wkwkwk. Hayuk, dibaca Sayangku, Cintaku, Readers terhormatku. Jangan sampai ketinggalan 😆❤ Love Regards, Kyuni Chan
Khoirul N.
Ceritanya unik dan lucu. Sangat menarik untuk dibaca. Sedikit saran kaka: 1. Bagian sinopsis kyknya perlu diperjelas kalo si tokoh panggilannya Rella. Agak yuut, pas liat nama Rella. Ini siapa? Oh, nama panggilannya. 2. Kasih enter agak jauh antarparagraf Kaka. Biar gk rempet, jd tmbah enak bacanya
Baca Semua Ulasan
Menuju Matahari

Menuju Matahari

Namun penyembahan jelas bukan sesuatu yang lazim bagi anak pedagang sepertinya. Pria berbusana mewah itu menapak maju, santun sekali, sambil terus berjongkok dan dengan wajah tertunduk. Ia baru berhenti dan duduk bersila lima langkah di depan pembaringan. Mukanya tetap tertunduk, membuat Jaladri ikut-ikutan merunduk hanya agar dapat melihat jelas ke sana.
9.526.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 951 kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

"Terima kasih atas kebaikan dan tempat duduk yang Tuan Wayne berikan!" Samuel Terias bangkit dari posisi sujud, tapi caranya duduk tetap menunjukkan rasa hormat yang berlebihan. Dia duduk dengan posisi yang kaku—kedua kaki rapat sempurna, kedua tangan ditempatkan sopan di atas lutut, dan sebagian besar bokongnya menggantung di udara karena hanya ujung pantatnya yang menyentuh sofa.
9.674.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Baca
+Pustaka
GODAAN SUGAR BABY CENTIL

GODAAN SUGAR BABY CENTIL

Isakan yang berat, dalam, dan penuh keputusasaan. Chika mengintip sedikit melalui celah pintu. Jantungnya mencelos. Di sana, di anak tangga yang dingin, Darius Edmund—pria yang selalu tampak tangguh dan berwibawa—sedang duduk bersimpuh dengan tangan menutupi wajah. Tubuhnya bergetar hebat. Ia menangis tanpa suara, seolah sedang memikul seluruh beban dunia di bahunya.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Sujud

Di Antara Dua Sujud

“Maaf, saya hanya bertanya." Bibirnya berkerucut karena kesal tapi wajahnya benar-benar lucu. Aku berusaha menahan tawaku. Berpura-pura bersikap dingin di hadapannya. Sesampai di lantai dasar, aku melangkah ke parkiran mobil sedangkan dia duduk di sebuah taman di samping fakultas MIPA. Sesekali dia melihat ke bawah. Apa dia menunggu seseorang?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

Yang duduk di kursi sedan adalah seorang pria. Pria itu mengenakan jubah putih dan tampak seperti berusia pertengahan 20-an. Dia sangat tampan, dengan wajah berbentuk simetris. Namun, wajahnya yang menawan sedikit pucat dan memiliki kesan samar tentang kelemahannya. Sementara itu, Thea sedang duduk dalam posisi lotus di puncak gunung lain. Sudah seminggu sejak dia tiba di dekat Puncak Gunung Guntur.
9.991.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Baca
+Pustaka
HADIAH MUKENA DARI IBU

HADIAH MUKENA DARI IBU

Ia duduk di lantai dan meletakkan nampan dengan sangat hati-hati. “Sudah, Nyonya, apa ada yang diperlukan lagi? Maaf sedikit lama, ibuku menghangatkan lauk dulu tadi,” ucapnya lagi sambil duduk bersimpuh. “Tidak ada lagi. Kamu bisa kembali,” ucapku sambil duduk di tepi ranjang. “Saya permisi, Nyonya,” katanya sambil berusaha mundur dalam posisi bersimpuh.
1019.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 725 kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Baca
+Pustaka
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

Aku kejapkan mata dan kukucek berulang-ulang, berharap dengan kucekan mata akan merubah keadaan. Aku intip lagi. Dia masih ada di sana, duduk di lantai dengan kaki bersilang dan tangan di atas lutut masing-masing seperti sedang melakukan yoga. Eh yoga? Kali ini aku berdiri di ambang pintu melupakan acara intip-mengintip. Dia duduk dengan sangat tenang, kedua mata tertutup dengan nafas naik turun yang teratur. Mungkin dia sedang meditasi, orang-orang jaman dulu sering meditasi atau bertapa gitu kan? Pikirku seolah-olah aku tahu saja kebiasaan orang jaman dulu.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Baca
+Pustaka
Obsesi sang protagonis

Obsesi sang protagonis

kata Luga lagi, sesaat membenahi postur duduk agar lebih nyaman. Berpangku kaki dengan angkuh, dan ke sepuluh jari bertaut di depan perut dengan dua siku bertumpu di kedua lengan sofa single itu. Menatap tiga orang di depannya yang menunggu dengan kernyitan sama-sama serius mendengarkan.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 690 kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Baca
+Pustaka
Dia Gampang Dibujuk

Dia Gampang Dibujuk

Pemimpin mafia yang di mata orang luar selalu tampak gemilang itu, kini mengenakan kemeja hitam penuh kerutan, berdiri di depan toko bungaku dengan tubuh basah kuyup. Dagu dan rahangnya dipenuhi janggut tipis kehitaman. Rongga matanya cekung. Tatapan yang dulu setajam pisau, kini hanya menyisakan kelelahan yang pekat dan semburat merah darah. Dia terlihat seperti seekor anjing liar yang ditinggalkan seluruh dunia. Franklin sudah tertidur. Aku membukakan pintu untuknya.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai gambar duduk bersimpuh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status