Air Mata si Kupu-Kupu Malam
Dia mengambil kursi di meja riasnya, menggesernya di bawah jendela itu, lalu dia menaiki kursi tersebut, membuka kunci jendelanya, dan berusaha keluar dari sana.
***
Bug!
"Awww!" Laura meringis kala dia merasakan bahunya nyilu karena menghantam aspal. Gadis itu meringis sambil berusaha bangun dari jatuhnya. Dengan susah payah, akhirnya gadis itu berhasil keluar melalui jendela kaca kecil itu. Lalu terjun dari ketinggian dan menghantam tanah.
Dengan susah payah dia berdiri dan melihat ke sekelilingnya. Kini dia sedang ada di halaman samping rumah bordil, yang di sebelahnya terdapat tembok tinggi membentengi rumah itu.