Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan
lanjutnya menjelaskan sedikit guna menghindari prasangka buruk, yang dapat memicu perselisihan.
"Hm ...," deham Arhan mengangkat satu tangannya seraya hendak menelan suapan baru, memberi tanda pada Rana untuk menunggunya sebentar lagi, "rambutnya cepak pendek, kulitnya juga cokelat yang enggak cerah dan enggak gelap," lanjutnya melihat Rana yang lihai menarikan jemarinya di atas layar ponsel.
"Sudah?" Mengangguk Arhan menjawabnya, "ciri-ciri macam apa ini, tapi ya sudahlah terima kasih," sambung Rana tersenyum kecut lalu menyimpan ponsel dan mengaduk mi lagi.
Hot Chapters