Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
When I Meet You

When I Meet You

Begitupun aku, mataku berbinar tatkala mendapati siluet jingga yang sedikit memburam karena adanya awan hitam, pemandangan yang sering kudapati sebelum mulai hanyut dalam dunia pikiranku sendiri. “Apa ini, Tha?” tanyaku dengan padangan penasaran mendapati kertas berisi coretan-coretan aksara yang tak dimengerti netra. Tulisan yang ia tulis berada ditengah-tengah kertas, tampak seperti sebuah judul. Kulihat Athala terkekeh mendapati ekspresi bingungku, tangannya kembali terulur menuju puncak kepalaku, mengusapnya perlahan penuh sayang, mungkin?
9.98.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Baca
+Pustaka
Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Ghea “Makanan nggak akan habis kalau cuma dilihatin, Ghe.” Tissa duduk disampingku, menaruh makananya dan menoleh padaku dengan cengiran jenakanya. “Lo sendirian?” “Keliatannya?” Tissa menyahutiku acuh tak acuh sambil mulai memakan makanan siangnya, bento rupanya. Kelihatannya sih enak.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Baca
+Pustaka
Single Mom Milik Tuan CEO

Single Mom Milik Tuan CEO

Lembar demi lembar ia buka, dengan mata yang terus-menerus mendelik tak percaya dengan apa yang ia lihat. "Apa ini?" gumam Tuan Latulini, sangat terkejut dengan berkas yang sama sekali tidak ia ketahui. Yuki menyunggingkan senyumannya, lalu memunculkan hasil pindai berkas yang ada di tangan Tuan Latulini. Semua mata terperangah, kaget dengan yang mereka lihat. Walaupun tidak percaya, tetapi mereka melihat dengan jelas tanda tangan yang merupakan milik Tuan Latulini.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Baca
+Pustaka
BALASAN PAHIT UNTUK MERTUA

BALASAN PAHIT UNTUK MERTUA

tanyaku aneh. “Hei, itu lho, ada tulisan di kaca kulkasnya. Bayar di meja pendaftaran. Hadeh!” Pak Ken menunjuk ke depan sana. Membuatku kaget sendiri. Duh, iya, ya? Kok, aku baru lihat kertas itu? “Sorry.” Aku nyengir kuda. Buru-buru menusuk sedotan ke lubang yang tertutup dengan kertas alumunium. Kusedot hingga tersisa setengah isi. Segar juga.
1060.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Baca
+Pustaka
CINTA YANG TAK TERMILIKI

CINTA YANG TAK TERMILIKI

Janu terpana. Seumur hidupnya, Janu merasa baru kali ini melihat mata yang seakan bisa bicara. Benar, mata itu begitu hidup. Dada Janu tiba-tiba saja bergemuruh. Ada debaran aneh yang membuatnya seketika merasa tidak baik-baik saja. Setengah limbung, Janu terduduk disofa yang ada di belakangnya. Janu kembali memandang mata indah dalam bingkai foto di depannya. Jika orang mengatakan mata adalah jendela jiwa, kini Janu mengamini kata-kata tersebut.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Lalu terbuka perlahan, memperlihatkan sisi dalamnya—yang kini penuh tulisan hitam samar, seperti mantra yang tercetak menggunakan darah yang memudar. Tulisan itu berubah, memanjang seperti diukir oleh tangan tak terlihat. Huruf-hurufnya bergerak dan membentuk kalimat yang membuat darahku membeku: AKU BELUM SELESAI DENGANMU. Suara napasku tercekat. Gibran memandang kain itu dengan wajah pucat, jelas tidak lagi menganggap semua ini sebagai halusinasi. “Alya…” suaranya nyaris berbisik. “Apa suamimu tahu soal kain ini?”
6698 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Baca
+Pustaka
Jerat Pesona Istri Simpanan

Jerat Pesona Istri Simpanan

Ucapnya lagi bingung. Ia mengerutkan kening, sedikit kecewa, tetapi rasa penasaran itu masih kuat, membuatnya terus membuka halaman-halaman berikutnya. Hingga tiba-tiba, matanya tertuju pada halaman yang mulai terisi tulisan tangan. “Oh, ada tulisannya,” Gumamnya sambil tersenyum tipis. Namun, senyumnya perlahan memudar saat matanya membaca tulisan tersebut.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Tulisan tangan kasar. KAMI CUMA MAU YANG JADI HAK KAMI. KALAU MAU SELAMAT, SERAHKAN FILE ASLINYA. JANGAN PURA-PURA TIDAK TAHU. Aku menatap kertas itu kosong. “Apa maksudnya ini?” bisik Adrian. Aku menggeleng cepat. “Aku tidak tahu…” Namun saat menyerah— aku membeku. Tunggu.
10896 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Pernikahan

Hasrat Liar Pernikahan

Gumam Bella sambil tertawa kecil. Kemudian dirinya berjalan ke arah pintu, namun perhatiannya lagi-lagi teralihkan oleh Pigura kecil yang ada di atas nakas. Dirinya berbalik dan kembali melihat sesaat pigura tersebut. "Aku benar-benar tidak sadar kalau dia mengambil fotoku dengan jarak sedekat ini..!" Bella tersenyum kecil. Dan saat Bella hendak menaruh kembali pigura tersebut, Bella melihat sebuah tulisan dengan goresan tinta berwarna hitam.
9.5556.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.4K kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Aqmar Faujan
oh my..! cerita ini membuat jiwaku meronta-ronta..hahahha bagaimana tidak?? bucinnya ngalahin drakor sam sinetron Aubel's the best di goodnovel kalau ikut lomba Austin pasti menang telak kategori Pria Terdahsyat.. novel ini paling Wow dan ter Liar yg pernah aku baca di goodnovel.. sesuka ituuu....
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
ISTRI KONTRAK UNTUK TUNANGAN KAKAKKU

ISTRI KONTRAK UNTUK TUNANGAN KAKAKKU

Tidak tinggi, tapi tetap berbahaya kalau harus lompat. Aku menunduk, jantungku makin cepat saat menyadari satu hal lagi. Senter Reyhan mulai redup. Dan di bawah cahaya yang tersisa, kami menyadari sesuatu lagi. Di cermin kamar… ada tulisan yang tadinya tak terlihat. Tulisan kabur seperti bekas jari yang digoreskan di permukaannya: “Sudah kubilang… jangan percaya dia.”
708 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai gambar tulisan yang kulihat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status