Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BIANGLALA

BIANGLALA

Tanpa disadari jantungnya berdegup sangat kencang dan dengan cepat tiga busur panah berukuran besar mendadak muncul begitu saja tepat di depan matanya, seakan-akan busur tersebut sudah siap menusuk wajah tampannya. Dapat dilihatnya ada lima sosok pasukan wanita yang hanya mengenakan kain tipis berwarna cokelat menutupi area keintiman mereka, dan kelima sosok itu sudah termasuk dengan ketiga sosok yang kini sedang fokus menyodorkan busur panah mereka ke hadapan pemuda tersebut. “Hulucwakhabra, cruhslohke!* (Sepertinya dia itu penyusup, kita harus segera membunuhnya!)” ucap salah seorang dari kaum mereka
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

Tiba-tiba, netranya menangkap sesuatu dari kejauhan. "Itu! Dia anak dan istriku. Aku harus menyelamatkan mereka." Gunadi berusaha lari menghampiri anak dan istrinya yang dia lihat sedang di sekap oleh seorang wanita berpakaian adat jawa lengkap dengan sanggulan dan riasan wajahnya. Leher Rumana dalam kuncian tangan wanita itu, dengan mulut tersumpal kain. Sedangkan Rayhan ada di tangan wanita lain yang berdiri di sampingnya.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
WANITA YANG KUCERAIKAN

WANITA YANG KUCERAIKAN

ucapnya panjang. Bu Ami tertawa kecil. "Yang benar? Masa dari tadi aku tidak lihat kau mengerjakan apapun, hanya memandangi orang ini sambil senyam-senyum seperti orang gila!" Bu Ami berbicara dengan penuh penekanan. Ingin rasanya menyeret perempuan tidak tahu malu ini ke jalanan yang sangat ramai dan memperkenalkan diri kalau Nafisah adalah perempuan yang tidak tahu malu.
19.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
Ayah, Jangan Bunuh Aku!

Ayah, Jangan Bunuh Aku!

Beruntunglah dia bahwa anak panah itu memiliki mata yang terbuat dari besi sehingga ketajamannya tidak perlu diragukan lagi. Ning Xueqin dengan gesit langsung mengambil kembali dua buah pisaunya yang tertancap di meja nakasnya. Lalu langsung mengalihkan target serangannya dari si pemimpin itu menuju wanita pemanah ini sementara si pemimpin itu sedang meringis karena luka di perutnya. Wanita pemanah ini tampak ragu ragu dan berulang kali menembakkan anak panah secara tidak tepat karena jarak yang pendek.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
Jodoh Yang Dinanti

Jodoh Yang Dinanti

Para santi menjawab salam, setelahnya mereka membaca doa selesai pelatihan, lalu menyalami tangan sang ustaz dengan takzim sebelum satu per satu dari mereka meninggalkan lapangan. Sementara itu dari kejauhan, sosok perempuan dengan gamis syari serta hijab lebar itu berjalan ke arahnya. Sosok perempuan yang kini telah menjadi idola pondok pesantren. Kelopak mata nan lebar yang dimilikinya perlahan menyipit saat ia menyuguhkan senyum. "Asalamualaikum Ustaz Adnan, bersedia kah antum melatih ana cara memanah?" tanyanya seraya mengulurkan anak panah pada Ustaz Adnan yang ia ambil di atas rumput.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

Belati itu beradu dengan anak panah pertama di udara, membelah kayu dan besi itu hingga terpental ke lantai batu. Para pejabat terkesiap, beberapa berteriak panik melihat seorang wanita membawa senjata di atas altar suci. Namun, sang pemanah tidak berhenti. Anak panah kedua melesat dengan kecepatan ganda. Li Lian berusaha menghindar, namun posisi tubuhnya yang masih di udara membuatnya tak berdaya. Jleb!
1042.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Pengumuman pertandingan memanah dan berkuda antar istri pejabat sipil telah dipasang di papan informasi alun-alun kota. Orang-orang berkerumun di sana. Membicarakan bagaimana serunya pertandingan tahun kemarin, membicarakan pemenangnya yang merupakan istri pejabat Song, An Yue, serta istri pejabat Bai, Ji Xiao. Mereka bilang, keahlian memanah Ji Xiao sulit ditandingi. Dan mereka juga bilang, keahlian berkuda An Yue seolah-olah dikuasainya sejak dalam kandungan.
1037.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
Gara-gara Status Facebook Istri Pertamaku

Gara-gara Status Facebook Istri Pertamaku

“Apalagi? Masih mau mengomel.” Tanpa disangka, Namira merendahkan wajah dan nekat menciumpipi Tama. “Apa-apaan kamu!” bentak Tama marah. “Selamat bersenang-senang,” ucap Namira sambil menunjuk seseorang yang berdiri di dekat pos satpam. Seorang wanita berbusana muslimah dengan pasmina sebagai penutup kepala. “Mama! Ah, sial!”
9.736.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
Terjerat Menikah Dengan Pria Lumpuh

Terjerat Menikah Dengan Pria Lumpuh

Dia ingin tahu, selain Ryan siapa lagi yang memusuhinya. Tak lama nomor asing itu mengirimkan gambar, seorang wanita berhijab dengan tangan dan kaki terikat terbaring di lantai kotor itu. Di sampingnya terdapat rakitan bom yang sudah di setel waktu kapan akan diledakkan, 20 menit lagi dari sekarang. Mata Harshil terbelalak kaget. Foto wanita itu mengenakan baju yang sama seperti Inara, hanya pose tubuhnya membelakangi kamera.
9.9111.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Dia mendapati seseorang dengan pakaian bernuansa gelap sedang berdiri di depan meja kerja Hardin dan seseorang itu kini sedang menatap ke arahnya dengan tatapan yang sulit di artikan. Reyhan berdiri di ambang pintu. Langkahnya terhenti saat dia menyadari kalau wanita di dalam sana adalah wanita muslim bercadar, sementara Reyhan tahu persis biasanya wanita-wanita seperti itu sangat anti bila harus berdekatan dengan laki-laki asing. Reyhan cukup menghormati hal itu. Reyhan membuka pintu di sampingnya lebar-lebar. Saat dilihatnya wanita itu mulai melangkah menuju pintu.
9.723.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 637 kali sebagai gambar wanita muslimah memanah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status